ACEH — Diskon besar untuk monitor gaming kelas atas jarang terjadi, apalagi untuk produk dengan spesifikasi setinggi ini. Samsung Odyssey G60SF yang biasanya dipatok US$1.000 (sekitar Rp 16,5 juta) kini bisa didapatkan dengan potongan 40 persen, dan ini bukan model lawas atau unit reconditioned.
Amazon membanderol Samsung Odyssey G60SF seharga US$600 atau setara Rp 9,9 juta menggunakan estimasi kurs Rp 16.500 per dolar AS. Ini adalah potongan harga langka untuk monitor QD-OLED yang baru rilis dengan harga premium.
Perlu dicatat, harga tersebut belum termasuk pajak import dan ongkos kirim ke Indonesia. Pembeli di dalam negeri tetap harus memperhitungkan biaya tambahan jika ingin membawa pulang monitor ini.
Refresh rate 500Hz berarti gambar diperbarui 500 kali per detik. Untuk gamer yang bermain game tembak-menembak seperti CS2 atau Valorant, ini menerjemahkan pergerakan musuh yang jauh lebih mulus dibanding monitor 240Hz atau 360Hz.
Teknologi QD-OLED membuat monitor ini unggul dari panel IPS atau VA biasa. Warna lebih jenuh, kontras lebih dalam, dan tidak ada efek blooming di area terang.
Response time 0,03ms menghilangkan ghosting — jejak bayangan yang sering muncul saat objek bergerak cepat. Ini keunggulan signifikan dibanding monitor gaming konvensional yang umumnya berada di kisaran 1ms.
Monitor ini bukan untuk semua orang. Gamer kasual yang hanya bermain game single-player atau menonton film tidak akan merasakan perbedaan besar antara 240Hz dan 500Hz.
Target pasarnya jelas: pemain esports, streamer, dan pengguna yang sudah memiliki GPU kelas atas dengan frame rate tinggi. Komponen seperti RTX 4080 atau RX 7900 XTX diperlukan untuk benar-benar memanfaatkan kemampuan monitor ini di game kompetitif.
Dengan harga normal US$1.000, Odyssey G60SF termasuk kategori barang mewah. Diskon US$400 membuatnya lebih masuk akal, meski tetap bukan pembelian impulsif. Jika performa adalah prioritas utama dan budget bukan hambatan, potongan harga ini layak dipertimbangkan sebelum kembali ke harga normal.