PSSI Ungkap Alasan Persija Boleh Pakai GBK, Persib Dilarang di SJH

Penulis: Ragil  •  Kamis, 10 September 2026 | 21:31:01 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi menjelaskan alasan perbedaan kebijakan penggunaan stadion untuk Persija dan Persib.

ACEH — Keputusan PSSI mengizinkan Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (12/9) sempat menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, di waktu yang hampir bersamaan, Persib justru dilarang menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) saat menjamu PSM Makassar di kompetisi yang sama.

Perbedaan kebijakan itu dijelaskan langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi, di Jakarta, Kamis (10/9). Menurutnya, kualitas rumput SUGBK berada dalam kondisi prima dan mampu menampung pertandingan dengan jeda pemeliharaan pendek.

Rumput SUGBK Standby, Bisa Dipakai Tiap Tiga Hari

Yunus menyebut SUGBK memiliki sistem rumput yang sudah teruji untuk pertandingan beruntun. Jeda perawatan tiga hingga lima hari dinilai cukup sebelum stadion kembali dipakai.

"Iya. Kalau lapangan dan rumput GBK, setiap per tiga hari atau per lima hari bisa digunakan karena rumputnya sudah standby untuk setiap pertandingan," kata Yunus.

Kondisi itu membuat laga sengit Persija vs Persib tetap bisa digelar di stadion bersejarah milik Timnas Indonesia tersebut sesuai jadwal.

Mengapa SJH Tidak Bisa Dipakai Persib

Berbeda dengan SUGBK, Stadion Si Jalak Harupat tengah memasuki tahap pembongkaran total oleh kontraktor sejak awal September. Pekerjaan itu bagian dari persiapan teknis tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang jadwalnya tidak bisa digeser.

Yunus merinci, sebelum tanggal 6 September, rumput SJH sudah dicabut dan tanahnya dibongkar untuk pekerjaan lanjutan menuju 25 September.

"Kalau SJH, pas di tanggal 6 itu kan di tanggal sebelum tanggal 6 rumputnya sudah dicabut, sudah dibuka, tanah-tanahnya sudah dibongkar untuk persiapan dan atau pekerjaan selanjutnya dalam rangka persiapan di tanggal 25 [September]," ujar Yunus.

"Makanya bedakan antara lapangan dan rumput SUGBK dengan SJH, karena SJH memang sangat membutuhkan perawatan dan tidak bisa digunakan di tanggal 6 itu karena dari vendornya sudah membuat jadwal, bahkan di tanggal 3 atau 5 rumputnya sudah dibongkar," ucapnya melanjutkan.

Persib Harus Kembali ke GBLA yang Rumputnya Belum Ideal

Dampak sterilisasi SJH membuat Persib harus kembali menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Padahal, kondisi rumput GBLA juga masih memerlukan perawatan.

PSSI menyampaikan penyesalan atas ketidaksesuaian jadwal perbaikan venue yang berdampak pada laga kandang Maung Bandung. Namun, keputusan sterilisasi tetap dijalankan demi menjaga standar kualitas di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

"Jadi memang kami sangat sayangkan schedule dan program pekerjaan rumputnya yang memang tidak bisa lagi dirubah jadwalnya. Sehingga pada saat dan tanggal 6, Persib memang tidak bisa menggunakan SJH-nya," imbuh Yunus.

Jadwal dan Implikasi ke Super League

Laga Persija vs Persib di SUGBK tetap berjalan sesuai rencana pada Sabtu (12/9). Sementara Persib menjamu PSM Makassar di GBLA dengan kondisi lapangan yang belum sepenuhnya pulih.

Kebijakan berbeda ini menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur venue menjadi pertimbangan utama PSSI, terutama dengan agenda besar FIFA ASEAN Cup 2026 yang sudah menetapkan tenggat pekerjaan sejak awal September.

Reporter: Ragil
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top