Pemdes Geulanggang Gampong Bireuen Perkuat Cegah Stunting, 43 Ibu Hamil dan 22 Ibu Nifas Jadi Sasaran Pendampingan

Penulis: Ragil  •  Kamis, 24 September 2026 | 06:31:01 WIB
Pemerintah Gampong Geulanggang Gampong menggelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting untuk memperkuat pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

BIREUEN — Pemerintah Gampong Geulanggang Gampong menegaskan pencegahan stunting tidak menunggu munculnya kasus. Meski belum ditemukan kasus stunting maupun gizi buruk di wilayah itu, pemerintah gampong tetap menjalankan pendampingan sejak masa kehamilan. Pra-Musrenbang Tematik Stunting digelar untuk memastikan program yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Kelas Ibu Hamil Digelar Tiap Minggu Ketiga

Bidan Desa Nana Fitriani menyebut Kelas Ibu Hamil kini diperkuat dan dilaksanakan setiap minggu ketiga setiap bulan. Materinya meliputi gizi, pemeriksaan kehamilan, persiapan persalinan, ASI, imunisasi, dan pencegahan kehamilan berisiko.

Selain ibu hamil, cakupan imunisasi dasar lengkap yang baru sekitar 34 persen menjadi perhatian tersendiri. Tenaga kesehatan dan kader terus melakukan edukasi kepada keluarga agar imunisasi bayi dan balita tidak terlewat.

1.231 Kepala Keluarga di Empat Dusun Jadi Basis Pendampingan

Geulanggang Gampong terdiri dari empat dusun dengan sekitar 1.231 kepala keluarga. Pemerintah gampong melibatkan Puskesmas, kader Posyandu, KPM, TP-PKK, dan Pendamping Desa dalam penguatan pencegahan stunting.

Keuchik Geulanggang Gampong, Teuku Saifunna, menekankan hasil rembug harus melahirkan program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

"Jangan menunggu anak bermasalah baru kita bergerak. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, dari masa kehamilan, dengan pola hidup sehat, makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan dan imunisasi," ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat dari Tingkat Gampong

Pemerintah gampong mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pencegahan stunting dari keluarga. Kegiatan ini dihadiri tamu undangan lintas sektor, termasuk Sekcam Kota Juang Azhari Ibrahim, Ketua TP-PKK Kecamatan Kota Juang Popy, Kapolsek Kota Juang Iptu Faisal, Danramil Kapten Inf Hesniady, dan Kepala Puskesmas dr. Asmaul Husna.

Hadir pula Ketua TP-PKK Gampong Julia Fonna, Pendamping Desa Romi Yulinda, Bidan Nana Fitriani, Evi Eliza, serta kader kesehatan, KPM, dan tokoh masyarakat. Bagi Geulanggang Gampong, tidak adanya kasus stunting saat ini bukan alasan untuk berhenti bergerak.

Reporter: Ragil
Sumber: acehsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top