Pencarian

Pemkot Banda Aceh Pelajari Olahan Sampah TPA Jadi Bahan Bakar Energi, Wali Kota Illiza Kunjungi Fasilitas di Jakarta

Sabtu, 19 September 2026 • 11:32:01 WIB
Pemkot Banda Aceh Pelajari Olahan Sampah TPA Jadi Bahan Bakar Energi, Wali Kota Illiza Kunjungi Fasilitas di Jakarta

BANDA ACEH — Kunjungan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal ke Center of Excellence Comestoarra di Bakso Lapangan Tembak Senayan cabang Setiabudi, Jakarta, menjadi langkah awal penjajakan teknologi pengolahan sampah. Dalam kunjungan itu, Illiza melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat serta pemanfaatannya untuk energi.

Sampah dari Kota Banda Aceh dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam program co-firing di industri semen. Bahan bakar terbarukan padat tersebut juga dapat menjadi fuel stock untuk mendukung kemandirian energi sekaligus menghadapi kondisi darurat.

Ketahanan Energi Jadi Pertimbangan Utama

Illiza menempatkan ketahanan dan kemandirian energi sebagai alasan utama penjajakan teknologi ini. Menurutnya, Kota Banda Aceh perlu terobosan agar masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak perubahan iklim.

"Ketahanan dan kemandirian energi sangat penting, terlebih kita dihadapkan pada dampak dari perubahan iklim. Tentunya kita harus membuat terobosan agar masyarakat Kota Banda Aceh tetap tangguh," ujarnya.

Bagi Illiza, pengolahan sampah tidak sekadar menyelesaikan persoalan di TPA. Ada peluang lebih besar yang terbuka, yakni pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

TOSS Akan Diterapkan di Kampung dan Bank Sampah

Selain pengolahan sampah di TPA, Illiza ingin menerapkan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) di kampung-kampung, Tempat Pembuangan Sementara, dan bank sampah di Kota Banda Aceh. Pendekatan itu menyasar sampah sejak dari titik timbulnya, bukan hanya saat sudah menumpuk di TPA.

Illiza menyebut penerapan TOSS dan pemanfaatan bahan bakar terbarukan padat bisa memberi manfaat ganda bagi warga.

"Jika kita mampu mengolah sampah di sumbernya dan memanfaatkan bahan bakar terbarukan padat untuk energi maka bukan hanya listrik yang didapatkan, tapi juga bisa mensubstitusi bahan bakar gas untuk memasak bagi masyarakat di Kota Banda Aceh," kata Illiza.

Usulan Dua Perusahaan Dinilai Relevan

Illiza menilai usulan PT APCA Tirta Engineering dan PT Comestoarra relevan dengan kondisi saat ini. Dia berharap pendekatan tersebut dapat mendukung upaya mewujudkan masyarakat Kota Banda Aceh yang tangguh menghadapi dampak perubahan iklim.

Dari kunjungan itu, Pemkot Banda Aceh belum memutuskan secara resmi penerapan teknologi tersebut. Kajian masih berlanjut, dengan TOSS di tingkat kampung dan bank sampah menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan untuk diterapkan lebih dulu.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pintoe.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks