BANDA ACEH — Kepala BPS Provinsi Aceh Agus Andria menyampaikan, angka kunjungan wisman Agustus 2026 tercatat dari dua pintu masuk, Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) dan Pelabuhan Internasional Sabang. Peningkatan 42,04 persen secara bulanan (m-to-m) itu disampaikan dalam siaran langsung BPS Aceh, Kamis (1/10/2026).
"Pada Agustus 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 4.031 kunjungan atau mengalami peningkatan sebesar 42,04 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m)," kata Agus Andria.
Lonjakan Agustus 2026 tidak serta-merta menutup tren penurunan secara tahunan. Pada Agustus 2025, kunjungan wisman ke Aceh tercatat 4.314 kunjungan, sementara Agustus 2026 hanya 4.031 kunjungan — turun 6,56 persen secara year-on-year.
Pola serupa terlihat pada akumulasi Januari–Agustus 2026. Total kunjungan wisman ke Aceh sepanjang delapan bulan pertama 2026 mencapai 24.716 kunjungan, turun 12,35 persen dibanding periode sama 2025 yang mencapai 28.197 kunjungan.
Dari sisi asal negara, Malaysia masih mendominasi kunjungan wisman ke Aceh pada Agustus 2026 dengan kontribusi 73,23 persen dari total kunjungan. Dominasi ini menegaskan ketergantungan pasar wisman Aceh pada satu negara tetangga terdekat.
Konsentrasi pada satu pasar asal menjadi catatan tersendiri di tengah upaya daerah mendorong kunjungan dari negara lain. Belum ada keterangan dari BPS soal sebaran wisman dari negara selain Malaysia pada periode ini.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Aceh pada Agustus 2026 tercatat 26,04 persen. Angka ini turun 3,00 poin persentase dibanding Juli 2026 yang sebesar 29,04 persen.
Secara tahunan, okupansi justru membaik. TPK Agustus 2026 naik 1,96 poin persentase dibanding Agustus 2025 yang sebesar 24,08 persen.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel bintang turun menjadi 1,56 malam pada Agustus 2026, dari 1,67 malam pada Juli 2026. Khusus tamu asing, rata-rata lama menginap tercatat 1,23 malam, sedangkan tamu Indonesia 1,58 malam.
Data ini menunjukkan wisman yang datang ke Aceh masih didominasi kunjungan singkat. Sebaran kunjungan yang terkonsentrasi pada Agustus dan pasar Malaysia menjadi gambaran tantangan struktur pariwisata Aceh ke depan.