BMKG Peringatkan Warga Tanjung Selor Waspadai Hujan Petir, Cuaca Kering Dominasi Indonesia

Penulis: Fajar  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:31:01 WIB
Prakirawan BMKG memaparkan prakiraan cuaca sejumlah wilayah Indonesia dalam siaran resmi di Jakarta.

JAKARTA — Prakirawan BMKG, Vita, menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Aceh. Kondisi itu membentuk daerah perlambatan angin sekaligus pertemuan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan. "Di Pulau Sumatra, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Padang. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, dan Bengkulu," kata Vita dalam siaran resmi BMKG di Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi turun di Serang, Bandung, Semarang, serta Mataram. Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Kupang diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.

Wilayah Kalimantan mendapat perhatian tersendiri. Hujan ringan berpeluang terjadi di Pontianak, sementara Palangka Raya dan Banjarmasin berpotensi dilanda asap atau kabut. Samarinda diprakirakan berada dalam kondisi udara kabur.

Di Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju. Gorontalo, Manado, Makassar, dan Kendari diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Wilayah Maluku dan Papua juga tidak luput — hujan ringan diprakirakan mengguyur Manokwari dan Jayapura. Ternate, Jayawijaya, dan Merauke berpotensi berawan hingga berawan tebal.

Awan Cumulonimbus Ancam Aktivitas Penerbangan

BMKG meminta pengguna transportasi udara mewaspadai keberadaan awan hujan atau cumulonimbus. Potensi awan tersebut terpantau di sejumlah wilayah: Sumatra bagian utara hingga tengah, Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Selat Malaka bagian utara dan tengah, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

"Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena keberadaan awan cumulonimbus dapat memengaruhi aktivitas penerbangan. Pengguna jasa transportasi udara disarankan memantau perkembangan cuaca dan informasi penerbangan sebelum melakukan perjalanan," kata Vita.

Mengapa Cuaca Kering Masih Dominan?

Kondisi cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia meski hujan berpotensi terjadi di sejumlah daerah. BMKG mengingatkan hujan lebat secara lokal tetap mungkin terjadi akibat dinamika atmosfer. Warga di daerah yang diprakirakan hujan diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

Reporter: Fajar
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top