JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk 13 provinsi pada Rabu, 23 September 2026. Ke-13 wilayah tersebut berstatus Waspada dengan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.
Daftar provinsi yang masuk kategori Waspada meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Tidak ada satu pun wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Awas dalam peringatan dini untuk tanggal tersebut. Status tertinggi hanya sampai level Waspada.
Apa Arti Status Waspada bagi Warga di 13 Provinsi?
BMKG menjelaskan bahwa status Waspada menandakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah yang tercantum. Kondisi itu bisa meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi jika hujan turun deras dalam waktu tertentu.
"Status Waspada menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah yang tercantum dalam peringatan. Kondisi cuaca tersebut juga dapat meningkatkan risiko sejumlah bencana hidrometeorologi apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu tertentu," kata BMKG dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Potensi dampak yang perlu diantisipasi mencakup genangan air, luapan air sungai, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Sumatra Utara Turun Status dari Siaga ke Waspada
Perubahan paling menonjol terjadi di Sumatra Utara. Pada Selasa, 22 September 2026, provinsi itu berada di kategori Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Sehari berikutnya, statusnya turun menjadi Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Pada 22 September 2026, sebanyak 16 wilayah tercatat masuk kategori Waspada. Daftarnya mencakup Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Sumatra Utara menjadi satu-satunya wilayah berstatus Siaga pada tanggal tersebut. Tidak ada daerah yang masuk kategori Awas, baik pada 22 maupun 23 September 2026.
Perbedaan Level Awas, Siaga, dan Waspada di Sistem BMKG
Dalam sistem peringatan BMKG, kategori Awas menunjukkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem. Level Siaga menandakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan kemungkinan dampak yang lebih signifikan.
Pada level Siaga, dampak bisa berkembang menjadi banjir, banjir bandang, dan longsor yang berpotensi mengganggu layanan publik maupun infrastruktur. Sementara pada level Waspada, dampak yang perlu diperhatikan antara lain genangan, luapan sungai, dan longsor.
Angin Kencang di Tiga Provinsi pada 22-23 September 2026
Untuk potensi angin kencang, BMKG mencantumkan tiga wilayah yang sama pada 22 dan 23 September 2026, yakni Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
BMKG mengingatkan bahwa cuaca dengan intensitas hujan tinggi dapat meningkatkan potensi gangguan aktivitas masyarakat. Warga di wilayah yang masuk peringatan dini diminta memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal.