BANDA ACEH — Rangkaian SYAFIF Goes to Aceh 2026 menyediakan sejumlah stan industri jasa keuangan yang menawarkan produk perbankan dan layanan keuangan syariah. Warga yang datang bisa menggali informasi langsung, membandingkan pilihan produk, sekaligus memahami manfaat layanan keuangan syariah untuk kebutuhan finansial, perencanaan masa depan, dan pengembangan usaha.
Selain pameran produk, panitia menyiapkan bazar UMKM sebagai ruang pemberdayaan pelaku usaha lokal. Kehadiran bazar itu diarahkan untuk memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk pelaku usaha kepada masyarakat yang hadir di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Festival keuangan syariah ini menghadirkan lima rangkaian utama yang bisa diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Selain pameran jasa dan promo produk keuangan syariah, ada bazar UMKM, talkshow dan edukasi literasi syariah, aneka lomba, serta beragam voucher dan doorprize.
Talkshow dan edukasi literasi syariah diharapkan menambah pemahaman masyarakat soal prinsip, manfaat, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah. Sesi ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan keuangan syariah kepada warga, sehingga semakin banyak yang mengenal dan memanfaatkannya.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menegaskan dukungan bank terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, SYAFIF menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara industri jasa keuangan, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh.
"BSI Regional Aceh mendukung pelaksanaan SYAFIF Goes to Aceh 2026 sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan produk keuangan syariah, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif," ujar Imsak, Sabtu (10/10/2026).
Imsak menilai penguatan ekosistem ekonomi syariah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berkelanjutan dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, dengan peningkatan literasi yang berjalan beriringan bersama perluasan akses layanan keuangan, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan aktivitas ekonomi produktif.
"Ekosistem ekonomi syariah yang kuat tidak hanya ditopang oleh industri perbankan, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat, pertumbuhan UMKM, serta sinergi berbagai pihak. Melalui kegiatan seperti SYAFIF ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan keuangan syariah dan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi produktif di Aceh," tutup Imsak.
SYAFIF Goes to Aceh 2026 berlangsung tiga hari di pelataran kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat produk dan layanan keuangan syariah bisa memanfaatkan rangkaian kegiatan yang tersedia selama periode tersebut.