ACEH BARAT — Bupati Aceh Barat Tarmizi membuka rangkaian peringatan HUT ke-438 Kota Meulaboh dengan menekankan pengembangan usaha lokal sebagai sumber penghasilan utama warga. Menurutnya, daya tampung perusahaan terhadap pencari kerja masih terbatas. Karena itu, usaha mikro, kecil, dan menengah didorong menjadi pilihan yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemkab Aceh Barat tengah membangun gerai pusat oleh-oleh di sekitar Masjid Agung Meulaboh. Fasilitas itu disiapkan sebagai tempat pemasaran produk unggulan dari berbagai kecamatan. Salah satu potensi yang digarap adalah pengolahan ikan lemi-lemi menjadi kerupuk, keripik, bakso, dan nugget.
Pemerintah daerah memanfaatkan kegiatan akhir pekan dan pertunjukan seni untuk menarik pengunjung sekaligus memperluas pasar pelaku usaha. Strategi itu ditempuh agar produk UMKM lebih mudah dikenal warga luar daerah.
Wakil Bupati Said Fadheil mendampingi Tarmizi dalam pembukaan peringatan HUT Kota Meulaboh pada Sabtu (10/10/2026). Arah penguatan usaha disampaikan langsung di hadapan pelaku usaha dan warga yang hadir.
Memasuki Minggu (11/10/2026), perhatian beralih ke lingkungan melalui peluncuran Gerakan Aceh Barat Menanam. Kegiatan berlangsung di kawasan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh.
Tarmizi mengajak masyarakat menanam pohon produktif serta memanfaatkan halaman rumah untuk kebutuhan pangan keluarga. Warga didorong menanam cabai, tomat, dan tanaman obat agar pekarangan memberi manfaat harian.
Pemkab Aceh Barat membagikan 3.000 batang bibit dalam peluncuran program itu. Penghijauan diarahkan antara lain untuk membantu mengurangi polusi dan suhu di kawasan Johan Pahlawan serta Meureubo. Penanaman turut menyasar pesisir, bantaran sungai, dan kawasan yang memerlukan pemulihan lingkungan.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat Erdian Mourny menjelaskan, layanan angkutan tanpa biaya tersedia bagi pelajar dan masyarakat umum. Rute yang dilayani antara lain dari KM 16 menuju Meulaboh. Layanan ini sudah beroperasi sejak Juli.
Pelajar dari Kuta Tanjong dan Suak Timah termasuk yang telah memanfaatkan angkutan tersebut. Dukungan transportasi mencakup dua bus milik daerah serta dua bus perintis dari Balai Pengelola Transportasi Darat.
Meski tersedia tanpa biaya, penggunaan angkutan umum masih menghadapi tantangan berupa kebiasaan masyarakat mengendarai kendaraan pribadi. Dinas Perhubungan merencanakan kampanye naik bus sekolah bersama pemangku kepentingan, sekolah, dan insan pers.
Kampanye itu juga diarahkan untuk mengaktifkan kembali Zona Selamat Sekolah guna mendukung keselamatan pelajar. Ketiga agenda — penguatan UMKM, penghijauan, dan bus gratis — menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-438 Kota Meulaboh.