PIDIE JAYA — Polres Pidie Jaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir yang membayangi sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut. Patroli diperintahkan langsung oleh Kapolres AKBP Tendri Wardi, Senin (12/10/2026), setelah hujan deras mengguyur wilayah itu dalam waktu lama.
Kabag Ops Polres Pidie Jaya AKP Didik Ariawan menyatakan peningkatan patroli merupakan bagian dari kesiapsiagaan kepolisian menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Personel dikerahkan menyisir titik-titik yang berpotensi terdampak banjir.
Patroli tidak sekadar berkeliling. Petugas memantau perubahan kondisi lingkungan yang bisa membahayakan warga, terutama kenaikan debit air di sungai dan saluran drainase.
Pemantauan dini itu bertujuan mendeteksi tanda-tanda banjir sedini mungkin. Jika situasi memburuk, kepolisian bisa mengambil langkah antisipasi lebih cepat.
"Peningkatan patroli merupakan bagian dari kesiapsiagaan kepolisian menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," kata AKP Didik Ariawan.
Kewaspadaan masyarakat dinilai jadi faktor penting untuk menekan risiko banjir. Warga yang tinggal di kawasan rawan diminta memperhatikan kondisi lingkungan, terutama ketika hujan deras tak kunjung reda.
Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada petugas apabila melihat debit air meningkat, genangan mulai meluas, atau muncul tanda-tanda yang mengarah pada potensi banjir.
Kecepatan informasi dari warga membuat petugas bisa mengetahui kondisi terkini di lapangan. Respons pun bisa disesuaikan dengan situasi yang berkembang.
Peningkatan patroli sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Polres Pidie Jaya di tengah cuaca yang perlu diwaspadai. Kepolisian berharap potensi ancaman banjir terpantau lebih dini.
Dengan begitu, langkah penanganan bisa dilakukan cepat apabila situasi memburuk. Polisi bersama masyarakat bersiaga, dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas.