MotoGP Mandalika 2026 Ditonton 700 Juta Orang, Ekonomi NTB Bergerak Rp5 Triliun

Penulis: Yasir  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 19:02:31 WIB
MotoGP Mandalika 2026 disaksikan lebih dari 700 juta penonton di seluruh dunia.

ACEH — MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 disiarkan lebih dari 200 media dan disaksikan lebih dari 700 juta penonton di seluruh dunia. Nilai pergerakan ekonomi selama gelaran diperkirakan mencapai Rp5 triliun, dengan NTB menjadi wilayah yang paling merasakan dampaknya.

Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation Maya Watono menyampaikan angka tersebut saat ditemui di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (11/10). Menurutnya, sorotan global terhadap seremonial pembukaan MotoGP membuat kawasan The Mandalika dan Indonesia semakin dikenal dunia.

Bagi Indonesia, gelaran ini tidak hanya memberi nilai branding. Dampak ekonominya berjalan langsung selama tiga hari penyelenggaraan, dengan NTB sebagai penerima manfaat terbesar.

Indikator Ekonomi NTB Naik Sejak MotoGP Digelar

Data statistik menunjukkan sejumlah indikator ekonomi dan pembangunan di NTB bergerak positif sejak MotoGP Mandalika pertama kali digelar. Angka kemiskinan di provinsi itu terus menurun, sementara penyelenggaraan event ikut mendorong peningkatan indikator pembangunan daerah.

Maya menyoroti dampak pada kualitas sumber daya manusia setempat. Marshall Sirkuit Mandalika yang merupakan putra-putri daerah kini banyak dikirim bertugas ke Australia, Jepang, dan Malaysia.

"Harus diingat juga, marshall yang ada di Sirkuit Mandalika yang merupakan putra-putri daerah ini sekarang banyak yang dikirim untuk bertugas di Australia, Jepang maupun Malaysia. Artinya, MotoGP Mandalika juga turut meningkatkan kualitas SDM masyarakat di daerah ini," imbuh Maya.

Menpar: Indonesia Kian Kukuh sebagai Destinasi Sport Tourism

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata olahraga kelas dunia. Menurutnya, event ini tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"MotoGP Mandalika merupakan agenda strategis nasional dalam pengembangan sport tourism di Indonesia. Keberhasilan penyelenggarannya tentu tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara ITDC, MGPA, pemerintah pusat dan daerah, asosiasi, industri, serta pemilik lisensi Dorna Sports," sebut Widiyanti.

Tren jumlah penonton MotoGP Mandalika tercatat terus meningkat di setiap penyelenggaraan. Capaian itu menunjukkan besarnya potensi wisata olahraga dalam memperluas peluang usaha dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kemenpar Dorong Manfaat Berkelanjutan Usai Event

Kementerian Pariwisata berkomitmen mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika sebagai bagian dari pengembangan industri wisata olahraga. Sektor ini dinilai potensial meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional.

Widiyanti menekankan manfaat event internasional perlu dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya selama ajang berlangsung. Peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan berlanjut dalam jangka panjang.

"Olahraga adalah salah satu tema pariwisata yang sangat potensial untuk terus dikembangkan. Secara global, olahraga juga telah terbukti menjadi magnet pariwisata yang sangat efektif. Karenanya, kita perlu terus bersinergi agar sport tourism di Indonesia dapat tumbuh semakin baik," pungkasnya.

Reporter: Yasir
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top