ACEH — Pertamina pertama kali menyediakan camping ground berkapasitas 150 orang di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, sebagai alternatif penginapan selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9-11 Oktober. Fasilitas ini menyasar komunitas riders yang touring ke Mandalika, setelah berangkat dari Jakarta pada 3 Oktober lalu. Langkah itu diambil menyusul lonjakan drastis okupansi hotel di sekitar sirkuit.
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyatakan camping ground tersebut dikelola langsung oleh perusahaan dan diperuntukkan bagi komunitas otomotif yang datang menyaksikan balapan. Sebagian riders tiba lewat perjalanan touring jauh dan membutuhkan tempat istirahat sebelum maupun sesudah balapan.
"Ini adalah camping ground yang pertama kali dikelola oleh Pertamina. Di sini nanti akan digunakan teman-teman yang berasal dari komunitas riders," ujar Arya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10).
Okupansi Hotel Melonjak, Penginapan Alternatif Jadi Kebutuhan
Pertamina menyiapkan fasilitas ini untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan kamar hotel di area sekitar Mandalika selama periode MotoGP. Tingkat okupansi hunian yang melonjak drastis membuat pengunjung membutuhkan opsi tempat beristirahat yang memadai.
"Pada periode balap nanti pastinya akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat karena tingkat okupansi di sini sangat tinggi. Teman-teman pastinya akan membutuhkan tempat untuk istirahat," imbuh Arya.
Kasur hingga Dokter 24 Jam di Setiap Tempat Tidur
Setiap tempat tidur di camping ground dilengkapi kasur, bantal, karpet, meja kecil, dan fasilitas listrik. Pertamina juga menyediakan MCK dengan akses air bersih, musala berfasilitas wudu yang dipisahkan untuk jemaah pria dan wanita, ruang makan, serta ruang olahraga dengan meja tenis.
Dari sisi kesehatan, Pertamina menyiagakan dokter selama 24 jam. Dokter tersebut berkoordinasi dengan rumah sakit di Mataram untuk mengantisipasi kebutuhan medis pengunjung.
Warung UMKM Binaan hingga Donasi Peralatan ke Warga Sirkuit
Di dalam kawasan camping ground, Pertamina menyediakan area bagi UMKM binaan. Pengunjung dapat membeli makanan dan kebutuhan lain dari warung yang tersedia.
"Kalau mereka ingin kumpul bersama, diskusi, chit-chat, kita juga ada warung yang isinya UMKM binaan Pertamina. Jadi kita memberikan manfaat untuk semuanya," kata Arya.
Seluruh perlengkapan di area ini dipastikan dimanfaatkan kembali seusai ajang balapan. Peralatan seperti kasur dan karpet akan disalurkan sebagai donasi bagi masyarakat di desa-desa sekitar sirkuit.
"Setelah program ini, kasur-kasur, karpet, dan lain sebagainya itu bisa kita donasikan untuk kebutuhan di sekitar wilayah sirkuit. Jadi artinya akan kembali kepada masyarakat," tutupnya.
Arya berharap fasilitas ini menjadi tempat beristirahat yang nyaman bagi komunitas riders, sebagian di antaranya akan kembali menempuh perjalanan jauh setelah balapan selesai.
"Kita harapkan semuanya dalam keadaan sehat dan selamat selama perjalanan," ucap dia.