ACEH BESAR — Rapat konsolidasi tersebut digelar di lantai II Kantor DPC PPP Aceh Besar. Ilmiza didampingi Plt Sekretaris DPC Faisal dan Plt Bendahara Rachma Dwi Putri.
Agenda pertemuan mencakup penguatan struktur organisasi, evaluasi keaktifan pengurus tingkat kecamatan, serta persiapan menghadapi verifikasi faktual partai politik dan Pemilu 2029.
Ilmiza menilai konsolidasi tidak boleh berhenti sebatas pertemuan formal. Seluruh pengurus diminta menindaklanjutinya dengan kerja nyata, komunikasi intensif, serta pembenahan administrasi dan struktur organisasi.
Ia meminta setiap PAC memastikan kepengurusan berjalan aktif dan menjalankan fungsi organisasi. Evaluasi diperlukan agar tidak ada struktur kecamatan yang hanya tercatat secara administratif tanpa menjalankan kegiatan organisasi.
"Kita ingin seluruh PAC benar-benar aktif, bekerja, dan menjalankan fungsi organisasi. Konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya kita memperkuat partai dan mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.
Dalam rapat itu, Ilmiza menekankan pentingnya koordinasi berjenjang antarstruktur partai. Menurutnya, hubungan antara PAC, DPC, DPW, hingga DPP harus berjalan baik agar terbangun kerja sama yang solid dan terarah.
"Seluruh jajaran harus tetap tegak lurus dalam menjalankan kebijakan dan keputusan organisasi. Koordinasi antara PAC, DPC, DPW hingga DPP harus berjalan dengan baik agar terbangun kerja sama yang solid dan terarah," tegas Ilmiza.
Kepengurusan PAC yang dinilai tidak berjalan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme penunjukan pelaksana tugas sesuai ketentuan organisasi. Langkah itu menjadi bagian dari pembenahan struktur menjelang tahapan verifikasi faktual partai politik.
DPC PPP Aceh Besar belum merinci berapa jumlah PAC yang masuk kategori tidak aktif. Evaluasi disebut akan dilakukan menyeluruh terhadap seluruh kepengurusan tingkat kecamatan di kabupaten tersebut.