ACEH UTARA — Sejumlah desa di Kecamatan Baktiya Barat, Baktiya, Tanah Jambo Aye, dan Seunuddon menjadi prioritas peninjauan karena tergolong wilayah terparah. Di lokasi-lokasi itu, tim menemukan banyak unit mesin produksi, peralatan kerja, dan bahan baku milik warga rusak terendam banjir. Akibatnya, aktivitas ekonomi masyarakat berhenti total.
Kunjungan lapangan menyasar Desa Matang Kumbang dan beberapa desa lain di sekitar aliran banjir. Joel Panton menyebut verifikasi dan pendataan langsung diperlukan agar bantuan yang diusulkan tepat sasaran.
Bagi pelaku IKM di lokasi terdampak, ketersediaan alat produksi menentukan kemampuan keluarga kembali bekerja. Tanpa mesin dan peralatan pengganti, warga kehilangan sumber penghasilan harian.
Joel Panton menegaskan kerusakan alat produksi berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Ia memastikan aspirasi dan data kerusakan dari pelaku usaha terakomodasi untuk diperjuangkan ke tingkat daerah maupun pusat.
"Kerusakan mesin dan peralatan produksi ini berdampak langsung pada kemampuan warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kunjungan ini memastikan aspirasi dan data kerusakan dari pelaku usaha terakomodasi dengan baik untuk diperjuangkan ke tingkat daerah maupun pusat melalui mekanisme yang berlaku," ujar Joel Panton.
Sinergi antara DPRD Aceh Utara, Disperindag setempat, dan Kemenperin RI menghasilkan pendataan menyeluruh. Seluruh data kerusakan mesin, peralatan kerja, serta bahan baku yang terdampak diproses menjadi berkas pengajuan bantuan pemulihan usaha.
Mekanisme itu ditempuh agar usulan bantuan tidak berhenti di tingkat lapangan. Berkas yang lengkap memungkinkan instansi terkait menilai kebutuhan riil tiap pelaku IKM sebelum memutuskan bentuk bantuan.
Para pelaku usaha kecil di lokasi terdampak menyambut baik peninjauan tersebut. Mereka berharap usulan bantuan mesin serta peralatan pengganti dapat segera direalisasikan.
Joel Panton berharap Kementerian Perindustrian dan instansi terkait menjadikan pemulihan IKM pascabencana sebagai skala prioritas. Usulan itu kini menunggu proses verifikasi lanjutan di tingkat daerah dan pusat.