Alex Rins Minta Maaf soal Jari Tengah ke Marshal Mandalika, Berharap Marshal Juga Minta Maaf

Penulis: Ragil  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:19:32 WIB
Pebalap Yamaha Alex Rins meminta maaf atas gestur jari tengah kepada marshal di Sirkuit Mandalika.

ACEH — Pebalap Yamaha Alex Rins mengaku telah meminta maaf atas gestur jari tengahnya kepada seorang marshal di Sirkuit Mandalika usai kecelakaan pada sesi Jumat sore. Pembalap asal Spanyol itu berharap marshal tersebut turut meminta maaf karena situasi di lintasan dinilainya ekstrem. Rins tak dijatuhi penalti oleh steward FIM atas insiden tersebut setelah balapan Grand Prix Indonesia berakhir.

Insiden itu bermula saat Rins mengalami kecelakaan di Sirkuit Mandalika pada Jumat sore. Seorang marshal disebut memintanya naik ke skuter, namun kemudian menolak mengantarnya kembali ke paddock. Dua marshal lain sempat memprotes keputusan rekan mereka.

Rins terekam kamera mengacungkan jari tengah ke arah marshal yang bersangkutan. Video itu cepat menyebar dan memicu reaksi keras dari penggemar di media sosial.

Reaksi Rins Usai Balapan Ditunda

Setelah Grand Prix Indonesia hari Minggu, Rins memilih menyudahi pembahasan soal insiden itu. Ia mengaku situasinya benar-benar kacau dan tak ingin membuang waktu lebih lama.

"Tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Saya sudah meminta maaf. Saya berharap, saya sangat berharap, marshal itu juga meminta maaf karena situasinya benar-benar ekstrem," ujar Rins seperti dikutip Crash.

Permintaan maaf itu ia sampaikan secara terbuka seusai balapan. Rins menyadari gesturnya tidak pantas, terutama karena ada penggemar muda yang menyaksikan langsung dari tribun.

Ancaman Pembunuhan dari Penggemar di Media Sosial

Tekanan pasca-insiden tidak berhenti di lintasan. Rins mengaku menerima ancaman pembunuhan dari sejumlah penggemar melalui media sosial. Ancaman itu muncul sebagai buntut dari video jari tengah yang beredar luas.

Meski demikian, Rins menegaskan dirinya sangat menghormati para marshal dan pekerjaan yang mereka lakukan. Ia memahami petugas lintasan bekerja dalam tekanan tinggi setiap akhir pekan balap.

Tidak Ada Penalti dari Steward FIM

Rins telah berbicara dengan steward FIM setelah insiden Jumat itu. Hasilnya, ia tidak dijatuhi penalti atas tindakannya kepada marshal.

Pembalap Yamaha itu menjelaskan, cekcok terjadi murni karena tekanan yang sangat tinggi saat balapan berlangsung. Menurutnya, reaksi tersebut muncul dari situasi yang tidak normal dan bukan dari niat buruk.

"Itu adalah momen yang penuh tekanan, dan saya bereaksi dengan cara yang seharusnya tidak saya lakukan," ujar Alex Rins. "Saya meminta maaf atas gestur saya. Hal itu tidak pantas, terutama mengingat ada penggemar muda yang menyaksikan kami. Saya sangat menghormati para marshal dan pekerjaan yang mereka lakukan," tambahnya.

Insiden ini menjadi sorotan tersendiri di rangkaian Grand Prix Indonesia. Hubungan antara pebalap dan marshal di Sirkuit Mandalika pun menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar MotoGP Tanah Air.

Reporter: Ragil
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top