Pencarian

Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2.759.000 per Gram, Logam Mulia Kembali Terkoreksi

Kamis, 04 Juni 2026 • 10:38:01 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2.759.000 per Gram, Logam Mulia Kembali Terkoreksi
Harga emas Antam ukuran 1 gram turun ke Rp2.759.000 per gram hari ini.

JAKARTA — Harga emas Antam kembali mengalami koreksi pada hari ini. Berdasarkan data yang dihimpun, harga dasar logam mulia Antam ukuran 1 gram berada di angka Rp2.759.000.

Berapa Harga Buyback Emas Antam Hari Ini?

Bersamaan dengan penurunan harga jual, harga buyback atau harga yang diterima saat menjual kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Saat ini, Antam mematok harga buyback di level Rp2.500.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali tersebut merupakan margin yang lazim dalam transaksi emas batangan.

Daftar Harga Emas Antam untuk Berbagai Ukuran

Selain ukuran 1 gram, Antam juga menjual emas batangan dalam berbagai pecahan lainnya. Berikut rincian harga emas Antam hari ini untuk sejumlah ukuran:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.429.500
  • Emas 2 gram: Rp5.458.000
  • Emas 3 gram: Rp8.062.000
  • Emas 5 gram: Rp13.270.000
  • Emas 10 gram: Rp26.485.000
  • Emas 25 gram: Rp65.837.000
  • Emas 50 gram: Rp131.195.000
  • Emas 100 gram: Rp262.912.000
  • Emas 500 gram: Rp1.312.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.625.600.000

Faktor Pemicu Turunnya Harga Emas Hari Ini

Penurunan harga emas Antam ini sejalan dengan pergerakan harga emas global. Pasar tengah mencermati data ekonomi Amerika Serikat yang menjadi acuan pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Sentimen pasar yang cenderung wait and see turut menekan harga logam mulia sebagai aset safe haven dalam jangka pendek.

Kendati turun hari ini, harga emas Antam masih berada di level historis yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Fluktuasi harga harian merupakan hal yang wajar dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi global.

Bagikan
Sumber: idnfinancials.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks