Pencarian

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Hanguskan 95 Hektare, Petugas Terkendala Angin Kencang dan Sumber Air

Sabtu, 06 Juni 2026 • 16:48:32 WIB
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Hanguskan 95 Hektare, Petugas Terkendala Angin Kencang dan Sumber Air
Petugas gabungan tengah berupaya memadamkan kebakaran lahan seluas 95 hektare di Nagan Raya.

NAGAN RAYA — Kebakaran lahan di Kabupaten Nagan Raya meluas hingga 95 hektare dalam sepekan terakhir. Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, Haslinda, mengatakan kebakaran terjadi di Gampong Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, dan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur sejak Jumat (29/5/2026).

Cuaca Panas dan Angin Kencang Memperparah Kondisi

Proses pemadaman menghadapi kendala serius di lapangan. Selain cuaca panas yang menyengat, embusan angin kencang membuat api cepat menjalar ke area lahan lain yang masih kering. Petugas juga kesulitan mendapatkan sumber air yang memadai untuk menyiram titik-titik api.

“Total lahan yang terdampak mencapai sekitar 95 hektare. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut,” kata Haslinda, Sabtu (6/6/2026).

Tim Gabungan Dikerahkan, 88 Hektare Berhasil Dipadamkan

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Nagan Raya, TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat setempat. BPBD Nagan Raya mengerahkan dua unit mesin pompa air dan satu armada pemadam kebakaran dari Pos Damkar Darul Makmur ke lokasi kejadian.

Haslinda menjelaskan, hingga laporan terakhir diterima BPBA, sekitar 88 hektare area yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat titik-titik api yang terus dipantau karena berpotensi kembali meluas.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Penyebab pasti kebakaran lahan ini hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, BPBA melalui Pusdalops terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan BPBD Nagan Raya untuk memastikan upaya pengendalian kebakaran berjalan optimal.

“Kondisi cuaca yang panas dan angin cukup kencang membuat risiko penyebaran api masih tinggi, sehingga petugas tetap melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi,” ujarnya.

Petugas gabungan saat ini masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api baru, sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lahan lainnya.

Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks