BANDA ACEH — Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, M Rizal, mengatakan pengawasan setiap hari Jumat merupakan tugas rutin yang sudah dijalankan secara periodik. “Khusus di hari Jumat, tim Satpol PP-WH putri membantu kegiatan ketertiban jumatan di seputaran Banda Aceh,” ujar Rizal.
Fokus Pengawasan: Warung Kopi dan Lapak yang Masih Buka saat Khutbah
Petugas memusatkan perhatian di sejumlah titik yang kerap ditemukan warga masih beraktivitas saat waktu ibadah tiba. Kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi prioritas utama lantaran menjadi pusat kegiatan keagamaan dan keramaian di Kota Banda Aceh.
Rizal menjelaskan, pendekatan yang digunakan petugas di lapangan bersifat persuasif. Mereka memberikan imbauan dan mengingatkan masyarakat agar menghentikan sementara aktivitasnya serta mengikuti pelaksanaan Salat Jumat.
Bagian dari Penegakan Syariat Islam di Kota Banda Aceh
Kehadiran personel Satpol PP-WH Putri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mendukung pelaksanaan syariat Islam di ibu kota Provinsi Aceh tersebut. Pengawasan tidak hanya dilakukan di sekitar Masjid Raya, tetapi juga di lokasi lain yang menjadi pusat keramaian masyarakat.
“Tim Satpol PP-WH putri membantu kegiatan ketertiban jumatan di seputaran Banda Aceh,” ujar Rizal menegaskan kembali peran spesifik personel perempuan dalam operasi ini.
Rutin Setiap Pekan demi Suasana Khusyuk
Kegiatan penertiban ini direncanakan berlangsung secara konsisten setiap pekan. Tujuannya memastikan suasana yang tertib dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Jumat, sehingga umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk tanpa gangguan aktivitas komersial di sekitar masjid.
Operasi serupa sebelumnya juga pernah dilakukan dan mendapat respons beragam dari masyarakat. Sebagian pedagang mengaku sudah memahami aturan, namun masih ada yang nekat berjualan karena alasan ekonomi.