Pencarian

Pemkab Aceh Timur Sebut Usaha Koperasi Desa Merah Putih Beragam, dari Pupuk hingga Simpan Pinjam

Jumat, 12 Juni 2026 • 21:45:01 WIB
Pemkab Aceh Timur Sebut Usaha Koperasi Desa Merah Putih Beragam, dari Pupuk hingga Simpan Pinjam
Koperasi Desa Merah Putih di Aceh Timur mengembangkan usaha beragam sesuai potensi desa.

ACEH TIMUR — Kepala Disdagkop dan UKM Kabupaten Aceh Timur, Muslim, mengatakan keragaman usaha ini merupakan hasil penyesuaian dengan potensi dan kebutuhan spesifik masing-masing desa. "Jenis usaha dijalankan KDMP di Kabupaten Aceh Timur cukup beragam dan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing desa," ujarnya di Aceh Timur, Jumat.

Aneka Ragam Usaha yang Sudah Berjalan

Menurut Muslim, beberapa unit usaha yang sudah mulai terlihat aktivitasnya antara lain penyediaan pupuk untuk sektor pertanian, distribusi gas elpiji, layanan kelistrikan skala desa, gerai simpan pinjam, hingga apotek desa. Koperasi di Desa Matang Pineung, Kecamatan Darul Aman, misalnya, sudah mulai bergerak menjalankan kegiatan usahanya. Sementara itu, ada pula KDMP lain yang masih dalam tahap pembangunan sarana pendukung.

Salah satu yang sudah diresmikan adalah KDMP di Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk. Tujuh gerai usaha direncanakan akan dikembangkan di desa tersebut. "Unit usaha yang dikembangkan di antaranya simpan pinjam, apotek, pupuk, LPG, listrik dan beberapa layanan lainnya. Namun sebagian masih dalam proses persiapan sehingga belum seluruhnya berjalan," kata Muslim.

Belum Semua Koperasi Aktif

Muslim mengakui bahwa dari ratusan KDMP yang telah terbentuk di Aceh Timur, belum semuanya menjalankan aktivitas usaha secara optimal. Pihaknya mencatat baru sebagian koperasi yang mulai bergerak dan menjalankan kegiatan usaha secara nyata. Hal ini menjadi perhatian serius Disdagkop dan UKM agar program koperasi desa tidak hanya berhenti pada pembentukan badan hukum semata.

Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan

Untuk memastikan koperasi yang sudah terbentuk bisa berkembang sesuai ketentuan, Disdagkop dan UKM Aceh Timur terus melakukan pendampingan. "Kami melakukan pembinaan sesuai tugas pokok dan fungsi. Mulai dari sosialisasi, pengawasan, hingga pendampingan administrasi kepada pengurus koperasi," tegas Muslim.

Pendampingan ini dinilai krusial agar KDMP tidak hanya eksis secara administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga desa. Ke depan, pemerintah kabupaten menargetkan agar seluruh KDMP yang sudah terbentuk bisa segera menjalankan unit usahanya masing-masing, terutama di sektor-sektor yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat pedesaan.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks