Pencarian

Best Buy Mulai Jual Produk Nothing di AS, Brand Ini Kini Bisa Disentuh Langsung oleh Konsumen

Jumat, 12 Juni 2026 • 22:38:01 WIB
Best Buy Mulai Jual Produk Nothing di AS, Brand Ini Kini Bisa Disentuh Langsung oleh Konsumen
Produk Nothing kini tersedia di lebih dari 1.000 gerai Best Buy di Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun, Nothing membangun reputasi sebagai brand tech yang menarik perhatian—tapi hanya dari layar. Produk seperti Phone (2) dan Ear (a) hanya bisa dipesan daring, tanpa kesempatan bagi calon pembeli untuk merasakan bobot, melihat transparansi bodi, atau mencoba tombol fisik sebelum mentransfer uang. Kemitraan dengan Best Buy mengubah itu semua.

Dari Layar ke Rak Toko Fisik

Mulai pekan ini, produk Nothing tersedia di lebih dari 1.000 gerai Best Buy di seluruh AS. Koleksi yang dijual mencakup Phone (2) dan Phone (2a), serta jajaran earphone Nothing Ear dan Nothing Ear (a). Konsumen bisa datang langsung, mencoba, dan membeli di tempat—pengalaman yang selama ini tidak ada.

Bagi pasar AS, kehadiran di ritel fisik bukan sekadar perluasan saluran penjualan. Ini soal kepercayaan. Ponsel dan earphone adalah perangkat yang menemani pengguna setiap hari. Meletakkan tangan di atasnya sebelum membayar mahal adalah kebutuhan, bukan kemewahan.

Strategi yang Tertunda dan Tepat Waktu

Nothing sebenarnya sudah lama diincar oleh komunitas tech AS. Desain transparan khas Carl Pei dan pendekatan minimalis pada software membuat brand ini punya basis penggemar yang vokal. Tapi tanpa kehadiran di toko fisik, brand ini tetap terasa sebagai "produk impor" yang berisiko bagi konsumen arus utama.

Best Buy menjadi jembatan itu. Dengan jangkauan nasional dan reputasi sebagai destinasi elektronik tepercaya, retailer ini memberikan legitimasi yang selama ini kurang. Bagi Nothing, ini adalah akses ke segmen konsumen yang tidak mau membeli barang tanpa melihat langsung—kelompok yang justru paling besar di pasar smartphone AS.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia?

Untuk pasar Indonesia, kabar ini menarik meski belum berdampak langsung. Nothing resmi masuk Indonesia sejak 2023 dan sudah dijual melalui platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia, serta beberapa mitra ritel offline terbatas. Namun, jangkauan distribusi fisik Nothing di Indonesia masih jauh dari apa yang kini mereka capai di AS.

Phone (2) dibanderol sekitar $599 di AS, sementara Phone (2a) lebih terjangkau di $349. Earphone Nothing Ear (2024) dijual $149, dan versi (a) seharga $99. Jika dikonversi, produk termurah Nothing—Ear (a)—setara sekitar Rp 1,6 juta, masih bersaing di segmen menengah atas.

Belum ada pengumuman resmi mengenai ekspansi ritel serupa ke Indonesia. Tapi langkah Nothing di AS menunjukkan satu hal: brand ini serius mengejar pangsa pasar global dengan strategi offline, bukan hanya mengandalkan buzz media sosial dan pre-order daring.

Apa Artinya bagi Konsumen Tech Global

Keputusan Nothing masuk ke Best Buy juga menjadi sinyal bagi brand ponsel independen lainnya. Di era dominasi Samsung dan Apple, ruang di rak ritel fisik adalah medan perang yang mahal. Jika Nothing bisa melakukannya, artinya brand dengan modal lebih kecil pun punya peluang—asalkan produknya cukup menarik untuk membuat orang berhenti dan melihat.

Dan Nothing memang punya daya tarik visual yang kuat. Bodi transparan, LED glyph di bagian belakang, dan antarmuka yang bersih adalah pembeda yang sulit diabaikan saat terpajang di etalase. Sekarang, konsumen AS tidak perlu lagi hanya menonton video review untuk memutuskan.

Bagikan
Sumber: androidpolice.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks