Pencarian

Kloter Pertama Jemaah Haji Aceh Tiba Malam Ini, 15 Juni 2026, PPIH Siapkan Layanan Optimal di Bandara

Senin, 15 Juni 2026 • 20:17:01 WIB
Kloter Pertama Jemaah Haji Aceh Tiba Malam Ini, 15 Juni 2026, PPIH Siapkan Layanan Optimal di Bandara
Kloter pertama jemaah haji Aceh tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda malam ini, 15 Juni 2026.

BANDA ACEH — Sebanyak 393 calon haji dari kelompok terbang (kloter) pertama akan menjadi gelombang awal kepulangan jemaah asal Aceh dari Tanah Suci. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Senin (15/6/2026) malam.

Ketua PPIH Debarkasi Aceh merangkap Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, mengatakan proses debarkasi akan berlangsung secara bertahap mulai 15 hingga 30 Juni 2026. Seluruh petugas di bandara, kata dia, sudah bersiaga untuk menyambut kedatangan para jemaah.

“Kami terus melakukan berbagai persiapan dan koordinasi agar seluruh proses debarkasi berjalan dengan baik, mulai dari penyambutan di bandara, layanan kesehatan, penanganan bagasi, hingga pemulangan jemaah ke daerah asal,” ujar Arijal di Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Air Zamzam Dibagikan di Daerah Masing-masing, Bukan di Asrama Haji

Satu hal yang perlu diketahui keluarga penjemput: pembagian air zamzam tidak dilakukan di asrama haji. Arijal menegaskan air zamzam akan didistribusikan di daerah asal masing-masing jemaah setelah mereka tiba di kampung halaman.

“Karena itu, kami mengimbau keluarga atau kerabat jemaah agar menjemput di daerah masing-masing,” pesannya.

PPIH Aceh sebelumnya telah mengukuhkan pembantu petugas PPIH, membentuk satuan tugas, serta menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah dalam layanan di lapangan, terutama saat puncak kedatangan yang diprediksi terjadi pada pekan ketiga Juni.

Kemabruran Haji Tidak Berhenti di Tanah Suci

Setelah tiba di kampung halaman, para jemaah diingatkan untuk terus merawat nilai-nilai ibadah yang telah dijalani. Arijal menekankan bahwa haji mabrur tidak berhenti saat meninggalkan Tanah Suci.

“Haji mabrur tidak berhenti di Tanah Suci. Kemabruran harus terus dirawat melalui peningkatan ibadah, akhlak yang baik, kepedulian sosial, serta semangat memberi manfaat bagi sesama,” katanya.

Ia berharap para jemaah haji Aceh bisa menjadi teladan di tengah masyarakat — menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan gotong royong. Tradisi memuliakan tamu Allah yang sudah mengakar di Aceh, menurut Arijal, merupakan kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Aceh. Semoga seluruh rangkaian ibadah diterima Allah SWT dan para jemaah memperoleh haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kesiapan layanan debarkasi yang matang, PPIH Aceh optimistis proses pemulangan 15 kloter jemaah haji akan berjalan lancar. Pemerintah pun berharap pengalaman ibadah tahun ini menjadi pelayanan haji yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sinarpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks