Pencarian

Jalan Nasional Aceh Timur–Gayo Lues di Desa Nalon Terancam Putus Akibat Abrasi Sungai, Warga Desak Penanganan Darurat

Jumat, 19 Juni 2026 • 18:54:01 WIB
Jalan Nasional Aceh Timur–Gayo Lues di Desa Nalon Terancam Putus Akibat Abrasi Sungai, Warga Desak Penanganan Darurat
Abrasi sungai di Desa Nalon mengancam putusnya Jalan Nasional Aceh Timur–Gayo Lues.

ACEH TIMUR — Kekhawatiran warga terus meningkat menyusul kondisi Jalan Nasional Aceh Timur–Gayo Lues di Desa Nalon yang kian kritis. Jalan yang dikenal masyarakat sebagai Jalan Durin Dun-Dun ini terancam putus akibat kikisan arus sungai yang perlahan mendekati badan aspal.

Erosi yang terjadi secara terus-menerus tidak hanya mengancam infrastruktur jalan, tetapi juga lahan milik warga yang berada di sepanjang bantaran sungai. Jika dibiarkan, akses transportasi antara dua kabupaten tersebut bisa lumpuh total.

Abrasi Semakin Mendekati Badan Jalan

Pantauan warga menunjukkan bahwa abrasi sungai sudah sangat dekat dengan tepi aspal. Setiap kali hujan turun, volume air meningkat dan mempercepat proses pengikisan tanah di bawah badan jalan.

“Setiap hari kondisi jalan semakin mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan jalan ini akan putus dan membahayakan masyarakat yang melintas,” ujar seorang warga setempat kepada wartawan pada Jumat (19/6/2026).

Desakan Penanganan Darurat ke Pemkab Aceh Timur

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan instansi terkait segera turun tangan. Langkah yang diminta mencakup penanganan darurat hingga pembangunan pengaman tebing guna mencegah kerusakan lebih parah.

Warga menilai, tanpa tindakan cepat, dampaknya tidak hanya pada kelancaran mobilitas, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Serbajadi. Jalur ini merupakan salah satu urat nadi perekonomian yang menghubungkan Gayo Lues ke pesisir timur Aceh.

Jalur Vital bagi Warga Dua Kabupaten

Ruas jalan di Desa Nalon menjadi salah satu akses utama bagi distribusi barang dan jasa antara Aceh Timur dan Gayo Lues. Putusnya jalan ini akan memaksa warga menempuh jalur alternatif yang lebih panjang dan memakan waktu tempuh lebih lama.

Warga meminta agar lokasi tersebut menjadi prioritas perhatian pemerintah sebelum terjadi bencana yang lebih besar. Mereka berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar janji, mengingat kondisi jalan yang terus memburuk setiap harinya.

Bagikan
Sumber: tipikorinvestigasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks