ACEH SELATAN — Upacara yang berlangsung sejak pukul 08.45 WIB itu dipimpin oleh Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres AKBP T. Ricki Fadlianshah. Ia bertindak sebagai Inspektur Upacara di hadapan para Pejabat Utama Polres, Kapolsek jajaran, personel, serta Bhayangkari.
Prosesi Khidmat Penghormatan Arwah Pahlawan
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, dan pembacaan doa. Puncaknya, seluruh peserta melaksanakan tabur bunga di area makam Teuku Cut Ali sebagai simbol penghormatan terakhir.
Suasana berlangsung penuh penghormatan dan rasa nasionalisme. Setiap tahapan upacara diikuti dengan tertib sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Tradisi Tahunan Polri: Momentum Refleksi Nilai Perjuangan
Kegiatan ziarah dan tabur bunga merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara. Momentum ini dijadikan refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan para pendahulu.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel Polri dapat meneladani semangat pengabdian, keberanian, dan keikhlasan dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat jiwa korsa serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Komitmen Polres Aceh Selatan: Pelayanan Profesional dan Modern
Polres Aceh Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui momentum Hari Bhayangkara Ke-80. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan dijadikan landasan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Personel Polri diharapkan terus memberikan pelayanan terbaik secara profesional, modern, dan terpercaya kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban institusi kepolisian di tengah masyarakat. [Humasresasel]