Pencarian

Gubernur Aceh Mualem Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Venezuela, Kenang Bantuan 2 Juta Dolar AS saat Tsunami 2004

Kamis, 02 Juli 2026 • 14:33:01 WIB
Gubernur Aceh Mualem Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Venezuela, Kenang Bantuan 2 Juta Dolar AS saat Tsunami 2004
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan belasungkawa atas gempa kembar di Venezuela.

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) merespons tragedi gempa kembar di Venezuela dengan seruan solidaritas kemanusiaan. Melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, Mualem menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan rakyat Venezuela yang tengah berduka akibat bencana yang terjadi pada Rabu (24 Juni 2026) itu.

“Pemerintah Aceh menyampaikan duka dan belasungkawa yang mendalam, semoga kondisi Venezuela dapat segera pulih kembali,” kata Mualem, Kamis (2/7/2026).

Bantuan Kemanusiaan untuk Venezuela yang Pernah Membantu Aceh

Dalam pernyataannya, Gubernur Mualem mengingatkan bahwa Aceh pernah mengalami bencana serupa saat tsunami 26 Desember 2004 yang merenggut lebih dari 170.000 jiwa. Kala itu, Venezuela menjadi salah satu negara yang memberikan bantuan signifikan, termasuk dana kemanusiaan senilai 2 juta dolar AS untuk pemulihan infrastruktur dan layanan medis.

“Ini berkaitan dengan tragedi kemanusiaan. Jika memiliki kemampuan, silakan memberi bantuan kemanusiaan untuk Venezuela yang sedang berduka,” imbau Nurlis Effendi mewakili Gubernur.

Salah satu jejak nyata bantuan Venezuela di Aceh adalah berdirinya Politeknik Indonesia Venezuela (Poliven) di Aceh Besar. Nama “Venezuela” pada kampus tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja sama kemanusiaan pada masa rekonstruksi pascatsunami.

Krisis Kemanusiaan di Venezuela: 43.251 Orang Masih Hilang

Gempa kembar yang berpusat di San Felipe, Yaracuy, telah memicu krisis kemanusiaan skala besar. Hingga Kamis (2 Juli 2026), korban tewas mencapai 2.295 orang, sementara 11.267 orang mengalami luka-luka. Angka yang lebih mengkhawatirkan adalah 43.251 orang masih dinyatakan hilang di bawah reruntuhan.

Pemerintah Venezuela telah menetapkan status keadaan darurat dan masa berkabung selama tujuh hari. Bencana ini juga melumpuhkan infrastruktur vital, termasuk kerusakan operasional pada Bandara Internasional Simón Bolívar dan Pelabuhan La Guaira. Sekolah-sekolah ditutup, dan tenaga kesehatan kewalahan menangani lonjakan korban.

Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, telah menyampaikan duka cita dan bergabung dengan 24 negara lainnya dalam memberikan solidaritas kemanusiaan internasional.

Di Tengah Solidaritas, Aceh Juga Tangani Bencana Hidrometeorologi

Di tengah penyampaian duka untuk Venezuela, Pemerintah Aceh saat ini juga tengah menghadapi bencana di dalam negeri. Sejak akhir Juni 2026, sejumlah kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang merusak rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur.

Pemerintah Aceh terus mengoordinasikan penanganan darurat bersama pemerintah kabupaten/kota dan seluruh unsur terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks