Pencarian

Delapan Huntara Korban Banjir di Gayo Lues Rusak Diterjang Angin, Warga Minta Janji Perbaikan Pemerintah Segera Ditepati

Minggu, 19 Juli 2026 • 15:24:27 WIB
Delapan Huntara Korban Banjir di Gayo Lues Rusak Diterjang Angin, Warga Minta Janji Perbaikan Pemerintah Segera Ditepati
Delapan unit hunian sementara korban banjir di Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, rusak akibat diterjang angin kencang dua pekan lalu. Sebagian penghuni memilih bertahan di huntara yang kondisinya tidak layak huni. Atap bolong dan dinding retak di sejumla

BLANGKEJEREN — Angin kencang yang melanda Kecamatan Dabun Gelang dua pekan lalu tidak hanya merusak atap dan dinding huntara, tetapi juga menguji kesabaran para penghuninya. Dari total delapan unit yang rusak, sebagian penghuni memilih kembali ke rumah asal mereka yang juga terdampak banjir sebelumnya. Namun, sebagian lainnya tidak punya pilihan selain bertahan di huntara yang kondisinya memprihatinkan.

Janji Perbaikan yang Tak Kunjung Tiba

“Delapan Huntara rusak diterjang anginnya kencang dua minggu lalu. Sebagian penghuninya kembali ke rumah, dan sebagian lagi bertahan di huntara yang tidak layak huni tersebut,” ujar seorang warga setempat, Minggu (19/7/2026).

Warga tersebut mengungkapkan bahwa pihak pemerintah sebenarnya sudah berjanji akan melakukan perbaikan. Namun, hingga saat ini, belum ada satu pun unit huntara yang tersentuh perbaikan. “Pemerintah berjanji akan memerbaikinya, tapi sampai sekarang belum ada huntara yang diperbaiki,” katanya.

Anak-anak Paling Berisiko Tinggal di Bangunan Rusak

Kondisi bangunan yang sebagian atapnya bolong dan dinding yang retak dikhawatirkan membahayakan keselamatan penghuni, terutama anak-anak. Tiupan angin kencang yang sewaktu-waktu bisa datang kembali menjadi ancaman nyata bagi mereka yang masih bertahan.

Perbaikan ringan seperti menambal atap bocor dan menyangga tiang yang miring hanya dilakukan secara swadaya oleh warga menggunakan dana pribadi. Sementara itu, kerusakan yang lebih berat, seperti rangka bangunan yang patah dan pondasi yang bergeser, belum mendapat penanganan sama sekali.

Swadaya Warga Tak Cukup untuk Kerusakan Berat

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Sosial atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues mengenai jadwal perbaikan huntara. Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum musim angin kencang berikutnya tiba.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rahasiaumum.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks