TAPAKTUAN — Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan menggenjot pengerjaan pembukaan badan jalan di Desa Kemumu Seberang, Kecamatan Labuhanhaji Timur. Progres fisik hingga saat ini telah mencapai 12 persen dan terus dikebut dengan dukungan alat berat yang dioperasikan setiap hari.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar membangun akses transportasi. "Jalan yang kami bangun ini juga membuka peluang ekonomi, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah," ujarnya kepada awak media, Senin (20/7/2026).
Sinergi TNI-Pemda-Konsultan Awasi Kualitas Pengerjaan
Untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai standar teknis, personel Satgas tidak bekerja sendiri. Dinas terkait bersama tim konsultan pengawas turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan, pengukuran, dan pendampingan teknis. Langkah ini diambil agar setiap tahapan—mulai dari pembersihan lahan, pengupasan permukaan tanah, hingga pembentukan badan jalan—sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
Kontur medan yang menantang di wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri. Namun, sinergi antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, konsultan, dan masyarakat membuat pekerjaan terus berjalan optimal.
Manfaat Jangka Panjang bagi Warga Desa
Dandim 0107/Aceh Selatan menekankan bahwa TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di pedesaan melalui semangat gotong royong. "TMMD bukan hanya membangun jalan atau infrastruktur lainnya, tetapi juga membangun harapan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa," ucapnya.
Pembukaan akses jalan di Desa Kemumu Seberang diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil bumi, dan membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini terisolasi. Program TMMD Reguler ke-129 ini menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Aceh Selatan.