ACEH BARAT DAYA — Keberhasilan Persada Abdya merebut gelar juara Piala Soeratin U-17 Aceh sekaligus mengamankan tiket ke putaran nasional tak lepas dari gol krusial yang tercipta di pengujung babak pertama. Pemain bernomor punggung 10, Muhammad Zaky, menjadi pahlawan setelah menyambut bola sepak pojok dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi kiper Young Warriors, Raffa Rifiansyah.
Gol Penentu di Menit Tambahan Babak Pertama
Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit pertama. Kedua tim sama-sama menampilkan tempo tinggi dan saling jual beli serangan. Namun, hingga 45 menit pertama, skor masih 0-0. Wasit Heri memberikan waktu tambahan, dan di menit injury time itulah Zaky mencatatkan namanya di papan skor.
Di babak kedua, Young Warriors yang diasuh pelatih Nurdin berusaha keras menyamakan kedudukan. Beberapa kali mereka menusuk pertahanan Persada, tetapi tak ada gol balasan yang tercipta. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.
Pelatih: Kemenangan untuk Masyarakat Abdya dan Barsela
Pelatih Persada Abdya, Rahmat Fitra, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, dukungan dari masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya dan kawasan Barat Selatan Aceh (Barsela) menjadi energi tambahan bagi tim.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Abdya dan Barsela. Berkat doa dan dukungan semuanya, kita berhasil keluar sebagai juara. Kemenangan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Abdya," ucap Fitra dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu.
Fokus Pembinaan Menuju Nasional
Setelah memastikan gelar juara, Rahmat Fitra menegaskan timnya akan terus melakukan pembinaan dan latihan intensif. Persiapan menuju Piala Soeratin U-17 tingkat nasional menjadi prioritas utama. "Ke depan kita akan terus fokus melakukan pembinaan dan melatih para pemain untuk persiapan pertandingan di tingkat nasional," tuturnya.
Dengan kemenangan ini, Persada Abdya menjadi kebanggaan baru bagi sepak bola usia muda Aceh. Mereka akan bersaing dengan wakil provinsi lain di ajang nasional yang rencananya digelar tahun ini.