Pencarian

Kementerian PU Tuntaskan Jalan Lawe Kinga–Simpang Seberang, Petani Aceh Tenggara Angkut Hasil Panen Lebih Cepat di Jalan Hotmix 4,8 Km

Minggu, 26 Juli 2026 • 12:25:31 WIB
Kementerian PU Tuntaskan Jalan Lawe Kinga–Simpang Seberang, Petani Aceh Tenggara Angkut Hasil Panen Lebih Cepat di Jalan Hotmix 4,8 Km

ACEH TENGGARA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh menuntaskan peningkatan Ruas Jalan Lawe Kinga–Simpang Seberang di Kabupaten Aceh Tenggara. Jalan sepanjang 4,8 kilometer itu kini berlapis aspal beton (AC-WC) setebal 6 sentimeter dengan struktur perkerasan yang diperkuat lapis pondasi atas 20 cm dan lapis pondasi bawah 15 cm.

Warga: Sekarang Lebih Nyaman ke Ladang dan ke Pasar

Yasin, warga Desa Lawe Serke, Kecamatan Lawe Sigala-gala, mengaku aktivitas bertani dan distribusi hasil panen jadi jauh lebih lancar. “Kami dari Desa Lawe Serke mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU. Dengan adanya proyek Inpres Jalan Daerah ini, kami sekarang lebih nyaman pergi ke ladang dan mengangkut hasil panen,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Ia berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat Indonesia merasakan manfaatnya. Jalan yang sebelumnya berlubang dan sempit kini bisa dilalui dua kendaraan roda empat berpapasan dengan aman.

Menteri PU: Rantai Pasok Pangan dari Hulu ke Hilir

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan peningkatan jalan daerah tidak hanya memperbaiki kualitas permukaan, tetapi juga standar geometrik sehingga aman untuk kendaraan distribusi. “Melalui Program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir serta menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan,” kata Dody.

Dampaknya, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya logistik dapat ditekan, dan risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan diminimalkan.

118,73 Km Jalan Daerah di Aceh Ditingkatkan

Secara keseluruhan, Program Inpres Jalan Daerah di Provinsi Aceh telah mencakup penanganan 33 ruas jalan yang tersebar di 19 kabupaten/kota dengan total panjang 118,73 kilometer. Seluruh pekerjaan difokuskan pada preservasi jalan menggunakan Lapis Pondasi Atas (LPA) 20 sentimeter, Lapis Pondasi Bawah (LPB) 15 sentimeter, dan lapisan permukaan aspal beton atau Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) setebal 6 sentimeter.

Ruas Lain: Simeulue, Aceh Jaya, dan Aceh Besar

Program ini juga menjangkau sejumlah wilayah strategis di Aceh, meliputi kawasan kepulauan, pesisir, hingga pegunungan. Di Kabupaten Simeulue, preservasi Jalan Blang Seubel–Badegong sepanjang 2 kilometer menjadi jalur utama distribusi hasil bumi di Pulau Simeulue. Di Kabupaten Aceh Jaya, preservasi Jalan Tanoh Manyang–Seumira Seksi II sepanjang 5,4 kilometer memperkuat akses menuju sentra produksi masyarakat. Sementara di Kabupaten Aceh Besar, dua ruas jalan daerah dengan total panjang 13,6 kilometer ditingkatkan guna mendukung konektivitas kawasan penyangga ekonomi.

Kementerian PU menilai peningkatan infrastruktur jalan daerah melalui Program Inpres Jalan Daerah akan terus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Aceh.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rentak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks