ACEH — Persaingan format HDR generasi terbaru resmi dimulai. Samsung mengumumkan HDR10+ Advanced akan tersedia di Prime Video mulai bulan ini, Agustus 2026, menjadikan layanan streaming milik Amazon sebagai mitra peluncur perdana. Langkah ini menempatkan Samsung lebih cepat satu langkah dari Dolby Vision 2 yang dijadwalkan hadir tahun ini juga, namun belum memiliki tanggal pasti rilis.
Kendati demikian, Samsung belum memberikan detail teknis mengenai model TV spesifik yang akan menerima pembaruan ini. Pihak Samsung hanya menyatakan bahwa teknologi tersebut akan diintegrasikan ke lini produk 2026, dengan dukungan yang akan terus diperluas seiring pertumbuhan ekosistem HDR10+.
Enam Peningkatan Utama yang Dibawa HDR10+ Advanced
Saat diumumkan pada November 2025, HDR10+ Advanced membawa enam peningkatan utama dibanding pendahulunya. Fitur-fitur ini dirancang untuk memanfaatkan kemampuan pemrosesan TV kelas atas saat ini, terutama dalam reproduksi HDR dan penanganan gerakan.
- Enhanced Overall Brightness: Dirancang untuk membuat konten HDR terlihat lebih kaya di TV modern yang mampu menembus kecerahan 1.000 nit, standar yang umum digunakan untuk mastering film rumahan.
- Intelligent Motion Smoothing: Penyesuaian motion smoothing berbasis per-shot oleh kreator konten, bertujuan mengurangi judder tanpa memunculkan efek sinetron (soap opera effect).
- Genre Optimization: Optimalisasi gambar spesifik berdasarkan genre konten yang sedang diputar.
- Intelligent Gaming: Mode khusus untuk permainan, dengan fokus pada cloud gaming. GeForce Now disebut-sebut akan mengadopsi teknologi ini.
- Local Tone Mapping: Peredupan backlight lebih presisi pada TV mini-LED, berpotensi meningkatkan kualitas TV RGB terbaru Samsung.
- Advanced Color Control: Reproduksi warna yang lebih akurat dibanding format sebelumnya.
Perang Format Dimulai: HDR10+ Advanced vs Dolby Vision 2
Kehadiran HDR10+ Advanced menciptakan polarisasi baru di industri televisi. Samsung konsisten mendukung format besutannya sendiri, sementara sejumlah produsen lain seperti Philips (Eropa), TCL, dan Hisense memilih bergabung dengan kubu Dolby Vision 2. TCL sebelumnya menyatakan akan mendukung HDR10+ Advanced jika memungkinkan.
LG mengambil posisi berbeda dengan tidak berpihak pada keduanya. Perusahaan asal Korea Selatan itu justru mengumumkan sistem Creator Original, yang dikembangkan bersama Prime Video.
Dolby Vision 2 sendiri dijadwalkan hadir lebih dulu di layanan streaming Peacock dan TV Hisense, disusul TCL kemudian. Namun, hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggal pasti peluncuran format besutan Dolby tersebut.
Implikasi bagi Konsumen dan Ekosistem Streaming
Bagi pengguna TV Samsung seri 2026, kehadiran HDR10+ Advanced di Prime Video menjadi nilai tambah signifikan. Teknologi ini menjanjikan pengalaman menonton yang lebih konsisten, terutama untuk konten dengan kecerahan tinggi yang selama ini terbatas oleh standar mastering 1.000 nit.
Namun, fragmentasi format berpotensi membingungkan konsumen. Konten yang mendukung HDR10+ Advanced belum tentu kompatibel dengan TV Dolby Vision 2, dan sebaliknya. Kondisi ini mengingatkan pada perang format HDR10+ versus Dolby Vision generasi sebelumnya yang sempat memecah industri.
Tech-savvy users yang mengutamakan kualitas gambar terbaik sebaiknya menunggu daftar lengkap TV Samsung yang mendukung HDR10+ Advanced serta judul konten Prime Video yang akan memanfaatkan format ini. Sementara itu, calon pembeli TV baru perlu mempertimbangkan ekosistem format yang didukung perangkat mereka untuk menghindari ketidakcocokan di masa depan.