Pencarian

Pertamina Turunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Terbarunya

Selasa, 25 Agustus 2026 • 08:32:01 WIB
Pertamina Turunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Terbarunya
Pertamina menetapkan harga Pertamax menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.

ACEH — Kebijakan penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina mengikuti dinamika harga minyak dunia. Bagi konsumen, kabar ini tentu meringankan biaya operasional kendaraan, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas global yang kerap memengaruhi harga energi domestik.

Berapa Harga Terbaru Pertamax dan Pertamax Turbo?

Untuk wilayah dengan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen—yang mencakup DKI Jakarta dan sekitarnya—harga Pertamax kini dibanderol Rp15.950 per liter. Angka ini turun Rp300 dari posisi sebelumnya yang menyentuh Rp16.250 per liter.

Penurunan juga berlaku untuk Pertamax Green 95 yang harganya turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo mengalami pemangkasan lebih dalam, dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.

Adapun harga BBM nonsubsidi jenis diesel, Pertamina memilih untuk mempertahankan tarifnya. Dexlite masih dijual di angka Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex tetap dipatok Rp21.150 per liter.

Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun?

Penurunan harga ini tidak lepas dari mekanisme penetapan harga yang mengacu pada rata-rata harga minyak mentah dan produk olahan di pasar internasional. Berbeda dengan BBM subsidi yang harganya diatur pemerintah, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax series memang lebih sensitif terhadap pergerakan pasar global.

Ketika tren harga minyak dunia melemah dalam sebulan terakhir, Pertamina sebagai badan usaha menyesuaikan harga jualnya. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat menengah yang selama ini mengandalkan BBM nonsubsidi untuk kendaraan pribadinya.

Catatan Pemerintah untuk Subsidi Energi 2027

Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan anggaran subsidi yang besar untuk menjaga stabilitas harga energi. Dalam rancangan anggaran 2027, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp272,9 triliun untuk subsidi BBM dan LPG 3 kg.

Alokasi ini menunjukkan komitmen negara dalam menjaga daya beli masyarakat kecil di tengah ketidakpastian harga energi global. Meski begitu, untuk segmen nonsubsidi, penyesuaian harga mengikuti mekanisme pasar sebagaimana yang terjadi pada Agustus 2026 ini.

Bagi konsumen yang ingin mengisi bahan bakar, daftar harga di atas berlaku untuk pembelian di SPBU Pertamina mulai 1 Agustus 2026 dan masih berlaku hingga pengumuman resmi selanjutnya.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks