Pencarian

1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Bireuen Ikuti PKKMB 2026, Rektor Tekankan 6C dan Sejarah Kampus Wakaf

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:07:01 WIB
1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Bireuen Ikuti PKKMB 2026, Rektor Tekankan 6C dan Sejarah Kampus Wakaf
mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen mengikuti pembukaan PKKMB 2026 di Halaman Kampus Timur, Rabu (26/8/2026).

BIREUEN — Ribuan mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan memadati Halaman Kampus Timur untuk mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi seremoni penyambutan, tetapi juga momentum penanaman nilai-nilai perjuangan kampus yang lahir dari sejarah wakaf masyarakat.

Rektor: Ijazah Bukan Segalanya, Kuasai 6C

Rektor Umuslim Dr. Marwan, M.Pd., mengingatkan bahwa dunia kerja dan tantangan masa depan membutuhkan lebih dari sekadar nilai akademik. Ia memperkenalkan kerangka kompetensi 6C yang wajib dimiliki setiap mahasiswa: communication, collaboration, creativity, critical thinking, citizenship, dan character.

"Tidak ada perbedaan antara kampus negeri dan swasta. Yang membedakannya adalah capaian prestasi," ujar Marwan di hadapan para mahasiswa baru.

Ia merinci, communication berarti kemampuan menyampaikan gagasan sekaligus menjadi pendengar yang baik. Sementara itu, critical thinking dibutuhkan untuk menganalisis informasi dan memecahkan masalah di tengah derasnya arus hoaks.

Kampus Wakaf: Warisan Perjuangan Sejak Sebelum Merdeka

Dalam sambutannya, Marwan turut mengajak mahasiswa baru menelusuri sejarah Umuslim sebagai "Kampus Wakaf". Ia menuturkan, institusi ini lahir dari nilai-nilai wakaf masyarakat dan perjuangan para pendahulu bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Menurutnya, status tersebut menjadi pembeda sekaligus tanggung jawab moral bagi seluruh civitas akademika. Umuslim, kata dia, terus berupaya menunjukkan prestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional.

Pembina Yayasan: Jauhi Narkotika, Jaga Nama Baik Almamater

Peringatan keras disampaikan Pembina Yayasan Almuslim Peusangan (YAP), Rusyidi Mukhtar, S.Sos. Ia meminta para mahasiswa baru untuk fokus pada perkuliahan dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

"Umuslim ini milik wakaf, mari bersama kita jaga dan kembangkan. Dari jiwa-jiwa muda inilah Umuslim akan terus maju. Fokus dalam perkuliahan dan bebas dari narkotika pasti akan sukses," tegas Rusyidi.

Ia bahkan mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peran aktif dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan kampus dan masyarakat.

Rangkaian Kegiatan: Dari Sistem Akademik hingga Wawasan Kebangsaan

Kepala Bagian Kemahasiswaan Umuslim, Muslihin Ahmad, M.Pd., memastikan PKKMB tahun ini dirancang terstruktur mulai dari tingkat universitas hingga fakultas. Materi yang disiapkan meliputi pengenalan sistem akademik, fasilitas kampus, penanaman karakter, wawasan kebangsaan, hingga pengenalan organisasi kemahasiswaan.

"Mahasiswa baru kami harapkan mengikuti seluruh rangkaian ini dengan antusias. Kami juga mengimbau panitia di setiap tingkatan untuk mematuhi panduan kementerian, tanpa ada praktik perpeloncoan atau tindakan destruktif lainnya," kata Muslihin.

Pembukaan PKKMB turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, Ketua Senat Umuslim Ir. T.M. Nur, M.Si., para wakil rektor, Sekretaris YAP Dasril, M.Kom., serta unsur Forkopimda Bireuen. Kehadiran Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat dan Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri menunjukkan sinergi antara kampus dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas pendidikan tinggi di tanah rencong.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarbireuen.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks