ACEH — "Kita bangga hari ini ya, dan kita akan melihat perkembangan dalam waktu yang akan datang akan lebih cepat lagi," kata Presiden setelah mendengarkan pemaparan para pelaku industri.
Target Produksi Mobil Listrik Nasional Paling Lambat 2028
Presiden menyebut pemerintah tengah membangun kompleks industri untuk mendukung produksi mobil listrik nasional. Lokasinya berada di jalur menuju Subang, sekitar kilometer 84.
"Kalau tidak salah, tidak jauh dari sini. Perjalanan ke Subang di kilometer 84 ya. Ada kompleks besar, kita lagi bangun. Mobil listrik Indonesia yang kita berharap paling lambat 2028 sudah produksi besar-besaran," ujar Presiden.
Tekad tersebut dilandasi keinginan agar kendaraan yang melintas di tanah air semakin banyak menggunakan listrik sebagai sumber energi utama. Tujuannya mengurangi konsumsi bahan bakar minyak sekaligus menghemat pengeluaran masyarakat.
Penghematan 50–70 Persen dengan Motor Listrik
Menurut Presiden, penggunaan motor listrik dapat menghemat pengeluaran 50–70 persen dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Angka itu menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik.
"Dengan motor dan mobil listrik, bus listrik, traktor listrik, dan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman. Kita akan lebih sejahtera," kata Presiden.
IMIP di Morowali Jadi Penopang dari Timur
Dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional datang dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Perusahaan ini beroperasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar 2.400 kilometer lebih dari lokasi peluncuran motor listrik nasional di Bekasi.
IMIP merupakan kawasan industri yang menaungi sejumlah tenant atau perusahaan penyewa di bidang pengolahan nikel. Posisinya menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik yang tengah dibangun pemerintah.
Presiden dalam acara tersebut tampak antusias berbincang dengan para pelaku industri kendaraan listrik. Ia disebut tampak bangga dan bahagia dengan perkembangan ekosistem EV yang sedang berjalan.