Pencarian

Saham Nvidia hingga SoftBank Rontok usai Seruan Perlambatan AI

Selasa, 15 September 2026 • 11:32:01 WIB
Saham Nvidia hingga SoftBank Rontok usai Seruan Perlambatan AI
Papan perdagangan saham menampilkan pergerakan indeks setelah seruan perlambatan pengembangan AI.

ACEH — Tekanan jual menimpa hampir seluruh rantai pasok AI global. Indeks Nasdaq terkoreksi 0,5 persen, sementara bursa Korea Selatan Kospi melemah 3 persen karena bergantung pada produsen chip pemasok perusahaan AI.

Penurunan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company turun 1,2 persen, dan produsen teknologi Belanda ASML anjlok hingga 6 persen di Eropa.

Siapa Saja yang Terdampak

Nvidia, perusahaan semikonduktor nomor satu dunia, menutup perdagangan di New York dengan penurunan 3,3 persen. Advanced Micro Devices menyusul turun 4 persen.

Micron Technology dan Sandisk masing-masing melemah 5 persen. Di Jepang, SoftBank yang merupakan penyokong besar OpenAI anjlok 13 persen.

Pemicu: Esai 3.800 Kata CEO Anthropic

Aksi jual terjadi setelah CEO Anthropic Dario Amodei menyerukan industri AI mengerem laju pengembangan. Dalam esai sepanjang 3.800 kata, ia mengakui manusia berpotensi kehilangan kendali atas AI.

Amodei menyoroti risiko penyalahgunaan teknologi untuk serangan siber, bioterorisme, hingga gangguan ekonomi serius. Ia menilai membangun teknologi terlalu cepat adalah tindakan tidak bertanggung jawab.

Peringatannya spesifik: agen AI di masa depan berpotensi meretas seluruh jaringan internet dan menimbulkan kerugian hingga ratusan miliar dolar.

Ironi di Tengah Koreksi: Saham Non-AI Justru Naik

Perusahaan yang sebelumnya tertekan kehadiran AI justru menguat. Grup periklanan WPP melonjak 5 persen di London, begitu pula perusahaan analisis Relx yang naik 5 persen.

Relx sempat turun tajam awal tahun ini setelah Anthropic meluncurkan rangkaian alat data dan otomatisasi baru. Pergerakan ini menunjukkan investor mulai menimbang ulang siapa pemenang dan pecundang di era AI.

Seruan Serupa dari OpenAI dan SpaceX

Amodei bukan satu-satunya. Para petinggi OpenAI dan SpaceX turut menyerukan perlambatan laju teknologi AI dengan alasan khawatir teknologi lepas kendali dan mengancam kelangsungan hidup manusia.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup di Indonesia, sinyal ini relevan. Sentimen global terhadap valuasi perusahaan AI bisa memengaruhi aliran modal ke sektor teknologi domestik, terutama startup yang memakai AI sebagai inti produk.

Pertanyaannya kini apakah koreksi ini bersifat sementara atau awal koreksi lebih dalam. Pasar akan menunggu apakah perusahaan AI besar menanggapi seruan perlambatan ini dengan perubahan kebijakan pengembangan.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks