ACEH — Bali United FC memimpin klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan enam poin dari dua laga, hasil kemenangan 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC di kandang. Pelatih Johnny Jansen menyebut start sempurna ini sebagai kemajuan besar, meski menandai kebobolan sebagai pekerjaan rumah tim.
Kemenangan besar di laga kedua membawa Bali United ke posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Dua pertandingan, dua kemenangan — catatan yang menurut Jansen jauh lebih baik dibandingkan awal musim lalu.
Dua Laga, Enam Poin: Start Terbaik Bali United
Bali United membuka musim dengan kemenangan atas PSS Sleman, lalu menghajar Isenmulang Kalteng FC 4-1 di kandang. Produktivitas empat gol di laga kedua menunjukkan gaya permainan yang diinginkan Jansen mulai terbentuk.
Pelatih asal Belanda itu menilai hasil tersebut sebagai gambaran awal perkembangan tim di bawah arahannya.
"Menurut saya, rasanya luar biasa dapat memenangkan dua pertandingan yang jika melihat apa yang kami lakukan selama pramusim dan gaya permainan yang kami inginkan," ujar Jansen. "Menurut saya ini adalah kemajuan besar dibandingkan saat kami memulai musim lalu, itu hal yang sangat bagus."
Gol Isenmulang dan PSS Sleman Jadi Pekerjaan Rumah
Kemenangan 4-1 tetap menyisakan catatan. Gawang Bali United kebobolan di laga kedua, setelah sebelumnya juga kemasukan saat menghadapi PSS Sleman di laga pembuka. Dua laga, dua kali kebobolan.
Jansen mengakui gol Isenmulang lahir dari kesalahan timnya sendiri, bukan dari tekanan lawan yang berkelanjutan.
"Kemenangan 4-1 di kandang adalah hasil yang bagus. Menurut saya, kami tidak mengawali pertandingan dengan cukup baik. Memang tidak ada peluang besar bagi lawan, tapi mereka sempat menciptakan beberapa momen," kata Jansen.
"Setelah itu, kami berhasil mengendalikan jalannya pertandingan. Mencetak empat gol itu bagus, tapi saya rasa kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak lagi. Gol yang bersarang di gawang kami itu terjadi akibat kesalahan kami," ucapnya lagi.
Reaksi Mike dan Mentalitas Tim Dinilai Positif
Di balik catatan kebobolan, Jansen justru melihat sisi positif dari reaksi internal tim. Kiper Mike disebutnya marah dengan cara pemain bertahan menghadapi situasi sepak pojok yang berujung gol lawan.
"Hal positif lainnya adalah, meskipun lawan akhirnya mencetak gol, kiper kami Mike sangat marah dengan cara kami bertahan saat menghadapi situasi sepak pojok tersebut," kata Jansen.
"Jadi, mentalitas tim saat ini sangat bagus karena mereka tidak bisa menerima begitu saja saat kebobolan. Ya, mentalitas seperti itulah yang kita butuhkan untuk melangkah ke tahap berikutnya," dia menegaskan.
Fokus Jadi Kunci Menuju Laga Tandang ke Borneo FC
Jansen menekankan pentingnya menjaga fokus hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, perbaikan kecil pada aspek itu akan membawa kemajuan besar bagi Bali United ke depan.
"Itulah semangatnya dan menurut saya jika kami bisa sedikit lebih baik dalam menjaga fokus, kami akan membuat kemajuan besar untuk masa depan. Melihat bagaimana kami mengawali tahun ini luar biasa, dua pertandingan, enam poin kerja bagus," sambungnya.
Enam poin menjadi modal Bali United melanjutkan pekan ketiga Super League 2026/2027. Tim akan menjalani laga tandang ke Samarinda melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Kalimantan Timur, Minggu (20/9/2026).