ACEH — Daikin merilis panduan penghematan listrik AC menghadapi musim kemarau yang mendorong pemakaian lebih lama. Panduan ini mencakup pemilihan kapasitas PK, pengaturan suhu 24-26 derajat Celsius, hingga perawatan filter setiap tiga bulan. Simulasi pemilihan AC tersedia gratis di situs resmi Daikin untuk menghitung kebutuhan ruangan.
Musim kemarau membuat suhu udara naik dan durasi pemakaian AC ikut memanjang. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran tagihan listrik membengkak, sementara mengurangi waktu pemakaian sering dianggap mengorbankan kenyamanan.
Produsen AC Daikin menyusun sejumlah langkah agar pendinginan ruang tetap optimal tanpa lonjakan biaya listrik. Rekomendasi ini menyasar pengguna rumah tangga yang memakai AC setiap hari selama musim panas.
Hitung Kapasitas PK Sebelum Membeli
Kapasitas AC yang tidak sesuai luas ruangan membuat kompresor bekerja lebih keras. Konsumsi listrik pun naik karena unit butuh waktu lebih lama mencapai suhu target.
Beberapa faktor yang perlu dihitung antara lain jumlah orang di ruangan, aktivitas harian, paparan sinar matahari, serta perangkat elektronik yang menghasilkan panas. Daikin menyediakan simulasi perhitungan PK gratis di halaman caramemilihac.daikin.co.id/calculator.
Minimalkan Hawa Panas dari Luar
Saat AC menyala, pastikan pintu dan jendela tertutup rapat. Celah sekecil apa pun mempercepat masuknya udara panas sehingga beban pendinginan bertambah.
Penggunaan tirai atau gorden juga membantu menahan panas dari paparan sinar matahari langsung. Langkah ini sederhana, tetapi berdampak pada efisiensi kerja AC.
Atur Suhu di Kisaran 24-26 Derajat
Semakin rendah suhu target, semakin lama kompresor bekerja mencapainya. Mengatur suhu di level wajar menjaga kenyamanan sekaligus menekan konsumsi energi.
Rentang 24-26 derajat Celsius dinilai sebagai titik seimbang antara kenyamanan dan pemakaian listrik, terutama ketika suhu luar ruangan sedang tinggi.
Bersihkan Filter dan Unit Secara Rutin
Filter kotor menghambat aliran udara sehingga proses pendinginan tidak optimal. AC kembali bekerja lebih keras dan lebih lama, yang berujung pada kenaikan konsumsi listrik.
Bagian indoor maupun outdoor perlu dibersihkan berkala. Daikin merekomendasikan perawatan setiap tiga bulan sekali untuk menjaga performa pendinginan dan memperpanjang umur pakai unit.
Pilih AC Inverter Berlabel Hemat Energi
Teknologi inverter menyesuaikan laju kompresor sesuai kebutuhan pendinginan. Cara kerja ini berbeda dari AC standar yang kompresornya menyala dan mati berulang, pola yang membuat konsumsi listrik lebih besar.
Untuk memudahkan pemilihan, pemerintah menyediakan label Tanda Hemat Energi berbentuk bintang. Jumlah bintang satu hingga lima menunjukkan tingkat penghematan energi, semakin banyak bintang semakin efisien.
Opsi AC Inverter untuk Pasar Indonesia
Daikin memasarkan lini Nusantara Prestige dengan dua varian inverter, yakni AC ALPHA Inverter dan AC BETA Inverter. Keduanya menyasar pengguna di Indonesia dengan rentang kemampuan hemat energi Bintang 4 hingga Bintang 5, bergantung model dan kapasitas pendinginan.
Kombinasi pengaturan suhu yang bijak, perawatan rutin, dan pemilihan unit berlabel hemat energi menjadi cara paling praktis menekan tagihan selama musim kemarau. Pengguna yang berencana membeli AC baru dapat memanfaatkan simulasi kapasitas sebelum menentukan tipe unit.