ACEH TENGGARA — Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan penyesuaian pola distribusi dilakukan agar pasokan tetap sampai ke masyarakat. Pengalihan menyasar tiga titik layanan yang dinilai siap menampung lonjakan permintaan dari wilayah sekitar Lawe Kihing.
Tiga SPBU Pengganti dan Jam Operasionalnya
Penyaluran BBM yang sebelumnya dilakukan melalui SPBU Lawe Kihing kini dialihkan ke tiga SPBU berikut:
- SPBU 14.246.451 Kampung Melayu
- SPBU 14.246.101 Kuning
- SPBU 14.246.481 Babul Makmur
Ketiganya beroperasi selama 24 jam untuk melayani masyarakat. Pertamina menilai pola operasi nonstop itu penting agar warga tidak kesulitan mendapatkan BBM, terutama pada jam-jam di luar aktivitas biasa.
Mengapa Suplai Tiap SPBU Disesuaikan
Fahrougi menjelaskan bahwa penyesuaian suplai ke masing-masing SPBU mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi pelayanan di lapangan. "Pengalihan ini merupakan bagian dari penyesuaian pola distribusi menyusul tidak beroperasinya salah satu titik layanan," kata Fahrougi.
Menurutnya, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian suplai dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi pelayanan di lapangan. Langkah itu diambil agar distribusi tetap merata di wilayah Aceh Tenggara.
Alokasi BBM Aceh Tenggara Dipastikan Tidak Berkurang
Pertamina menegaskan alokasi BBM untuk Kabupaten Aceh Tenggara tidak berkurang meski satu SPBU berhenti beroperasi sementara. Pasokan yang semula disalurkan lewat Lawe Kihing dipindahkan ke tiga SPBU yang masih aktif.
Warga yang biasa mengisi BBM di Lawe Kihing diminta menyesuaikan diri dengan titik layanan terdekat. Ketiga SPBU pengganti tersebar di Kampung Melayu, Kuning, dan Babul Makmur.
Pemantauan dan Koordinasi dengan Lembaga Penyalur
Fahrougi menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan lembaga penyalur. Koordinasi itu untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan BBM di Kabupaten Aceh Tenggara berjalan dengan baik.
Pemantauan dilakukan agar tidak ada gangguan pasokan selama masa pengalihan. Pertamina belum menyebut kapan SPBU Lawe Kihing kembali beroperasi.