Pencarian

Ibu Hamil Disarankan Dapat 3 Vaksin untuk Lindungi Bayi dari Penyakit Serius

Jumat, 25 September 2026 • 11:34:01 WIB
Ibu Hamil Disarankan Dapat 3 Vaksin untuk Lindungi Bayi dari Penyakit Serius
Ilustrasi ibu hamil menerima vaksinasi untuk melindungi diri dan bayi dari penyakit serius.

ACEH — Memasuki musim virus pernapasan 2026-2027, empat organisasi dokter terkemuka merilis rekomendasi vaksinasi untuk ibu hamil. Ada tiga vaksin yang disarankan demi melindungi Bunda dan si kecil dari risiko infeksi berat.

Vaksinasi saat hamil memberi perlindungan ganda: memperkuat kekebalan tubuh Bunda sekaligus meneruskan antibodi ke janin lewat plasenta. Rekomendasi terbaru ini disusun American Academy of Family Physicians (AAFP), American Academy of Pediatrics (AAP), American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), dan Infectious Diseases Society of America (IDSA).

Dasar penyusunannya adalah peninjauan terstruktur berbasis bukti terhadap keamanan dan efektivitas vaksin selama respiratory virus season 2026-2027. Periode ini merujuk pada waktu ketika virus pernapasan menyebar lebih luas dan lonjakan kasus meningkat.

Mengapa Ibu Hamil Perlu Vaksinasi di Musim Virus Pernapasan

Presiden terpilih AMA, Sandra A. Fryhofer, MD, menyatakan kolaborasi empat organisasi ini menunjukkan komitmen bersama di bidang kedokteran klinis, sains, dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, rekomendasi vaksin harus berdiri di atas bukti kuat dan proses yang transparan.

"Para dokter membutuhkan panduan vaksin berbasis bukti yang dapat kita percayai sehingga kita dapat dengan yakin memberi nasihat kepada pasien," ujarnya. Ia menambahkan pasien berhak mendapat rekomendasi yang jelas dan kredibel agar bisa mengambil keputusan tepat bagi diri dan keluarga.

Peneliti dari University of Minnesota's Center for Infectious Disease Research and Policy (CIDRAP) menelusuri PubMed, Embase, Scopus, dan Cochrane CENTRAL untuk mengumpulkan bukti. Data yang dipakai mencakup uji coba terkontrol acak serta studi observasional, dengan populasi mulai dari bayi, anak-anak, ibu hamil, tenaga medis, hingga orang dengan imunodefisiensi.

1. Vaksin Influenza

Bukti terbaru menunjukkan vaksin flu menurunkan risiko penyakit simtomatik pada bayi usia 0-6 bulan sebesar 44 persen. Angka ini berasal dari pengamatan selama 10 musim.

Pada rentang 8 musim, vaksinasi flu dikaitkan dengan penurunan angka kematian 80 persen di kalangan anak usia 6 bulan-17 tahun. Untuk anak dengan kondisi kesehatan penyerta, penurunannya mencapai 77 persen.

2. Vaksin COVID-19

Tinjauan bukti menemukan kelompok berisiko tinggi seperti bayi, ibu hamil, dan lansia memperoleh manfaat perlindungan dari vaksinasi. Vaksinasi selama kehamilan menurunkan risiko kunjungan ke gawat darurat sebesar 58 persen.

Risiko rawat inap bayi di tahun pertama kehidupan turun 36 persen ketika ibunya divaksinasi. Sementara anak usia 9 bulan-4 tahun mengalami penurunan kunjungan gawat darurat hingga 76 persen usai vaksinasi.

3. Vaksin RSV

Perawatan pencegahan yang tepat membantu mengurangi keparahan penyakit dan rawat inap akibat RSV. Vaksin RSV selama kehamilan menurunkan risiko infeksi pada ibu yang divaksinasi sebesar 82 persen.

Vaksin ini juga menurunkan risiko rawat inap terkait RSV pada bayi yang lahir kemudian. Selain itu, imunisasi bayi dengan antibodi monoklonal nirsevimab terbukti menurunkan risiko rawat inap akibat RSV.

Kapan Perlu Berdiskusi dengan Dokter

Direktur Eksekutif Proyek Integritas Vaksin, Michael T. Osterholm, PhD, MPH, menegaskan imunisasi tetap menjadi salah satu alat terbaik mencegah penyakit parah akibat virus pernapasan. Bukti terbaru konsisten menunjukkan imunisasi menurunkan risiko rawat inap dan kematian pada kelompok paling rentan.

Setiap ibu hamil punya kondisi berbeda, termasuk riwayat alergi atau penyakit penyerta. Diskusikan jadwal dan jenis vaksin dengan dokter kandungan atau bidan sebelum musim virus pernapasan memuncak.

Mengetahui tiga vaksin ini membantu Bunda mengambil keputusan lebih tenang. Perlindungan yang Bunda dapatkan hari ini ikut menjaga si kecil di bulan-bulan pertamanya.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks