Pencarian

Manchester City Juara Liga Champions 2023 Dipertanyakan Usai Terbukti Langgar Aturan Finansial

Jumat, 02 Oktober 2026 • 16:47:01 WIB
Manchester City Juara Liga Champions 2023 Dipertanyakan Usai Terbukti Langgar Aturan Finansial
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan finansial Premier League.

ACEH — Manchester City dinyatakan bersalah atas seluruh tuduhan pelanggaran aturan finansial Premier League, dan kini gelar Liga Champions 2023 ikut jadi sorotan. Kubu City disebut menyembunyikan kondisi keuangan sebenarnya dari auditor serta regulator sepak bola, sementara sanksi berat mengancam di kompetisi domestik.

Verdict ini membuka kembali pertanyaan lama soal gelar-gelar yang diraih City, termasuk momen terbesar mereka di Eropa. Pada 2023, City menjadi klub Inggris kedua yang meraih treble Premier League, Piala FA, dan Liga Champions, menyamai pencapaian Manchester United pada 1999.

Gelar Liga Champions 2023 Kini Disorot

Kemenangan 1-0 atas Inter Milan di Istanbul menjadi puncak perjalanan City di Eropa. Namun, hasil itu kini dipersoalkan karena skuad yang tampil di laga tersebut dibangun dari periode yang masuk dalam penyelidikan aturan finansial.

Jurnalis Italia Sandro Sabatini menyoroti potensi dampak retroaktif dari putusan ini. Menurutnya, jika prinsip pelanggaran aturan berlaku mundur, maka laga final 2023 bisa ikut terdampak.

"Kita menuju sebuah putusan, putusan soal City, yang jika bersifat retroaktif, dan jika prinsip bahwa pelanggaran terjadi karena melanggar aturan diberlakukan, maka jelas itu sesuatu yang sangat besar," kata Sabatini dalam wawancara radio yang dikutip FCInter1908 dan Sport Witness.

"Jika Anda melakukan pelanggaran dengan membeli pemain pada 2018 dan pemain itu juga bermain pada 2023, saat final melawan Inter, tunggu dulu," ujarnya menambahkan.

Sabatini menegaskan bahwa 2023 tidak termasuk dalam penyelidikan, tetapi pemain yang berlaga di laga itu disebut diperoleh melalui pelanggaran aturan. "Situasi Manchester City ini sangat besar," tegasnya.

Inter Milan dan UEFA dalam Pusaran Kasus

Inter Milan disebut sebagai pihak yang dirugikan atas kekalahan di final Istanbul. Namun, tidak ada indikasi bahwa hasil pertandingan tersebut akan dibatalkan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, UEFA pernah menjatuhkan larangan dua tahun bagi City dari kompetisi Eropa pada Februari 2020. Sanksi itu diberikan setelah UEFA menilai City melakukan "pelanggaran serius" terhadap regulasi Financial Fair Play antara 2012 dan 2016.

Larangan tersebut kemudian dibatalkan setelah City mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS). Keputusan CAS saat itu membuka jalan bagi City untuk kembali berlaga di Eropa dan meraih gelar Liga Champions pada 2023.

Sanksi Berat Mengancam City di Premier League

Temuan pelanggaran kali ini membawa konsekuensi serius bagi City di kompetisi domestik. Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup pengurangan poin, larangan transfer, hingga kemungkinan degradasi.

City saat ini bersiap melanjutkan aksi di Premier League dengan bertandang ke markas Liverpool. Laga tersebut menjadi ujian berat di tengah tekanan hukum yang belum selesai.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Manchester City maupun Premier League soal bentuk sanksi final. Proses hukum diperkirakan masih berjalan panjang dan bisa memengaruhi masa depan klub dalam beberapa musim ke depan.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks