Pencarian

145 Pekebun Aceh Timur Belajar Sertifikasi RSPO di Kebun Koperasi Cot Girek Aceh Utara

Kamis, 15 Oktober 2026 • 19:01:32 WIB
145 Pekebun Aceh Timur Belajar Sertifikasi RSPO di Kebun Koperasi Cot Girek Aceh Utara
Peserta pelatihan sertifikasi RSPO mengikuti sesi kelas di Hotel Ayani, Aceh Utara.

ACEH UTARA — Pelatihan yang berjalan paralel di Hotel Ayani dan Hotel Amel itu melibatkan sejumlah pihak: BPDP sebagai penyandang dana, Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) sebagai pembina teknis, Distanbun Provinsi Aceh, Disbunnak Kabupaten Aceh Timur sebagai pelaksana daerah, serta BPI sebagai provider pelatihan.

Direktur Operasional BPI, Friyandito, menjelaskan alasan pemilihan Koperasi Berkat Bunga Damai sebagai lokasi kunjungan. Koperasi itu dinilai berhasil menjadi role model di Provinsi Aceh dalam mentransformasi kebun sawit rakyat agar memenuhi standar keberlanjutan global.

Kebun Rakyat yang Sudah Kantongi Sertifikat RSPO

Selama sesi kelas, peserta menerima materi dari narasumber BPI. Di lapangan, mereka menyaksikan bukti kebun yang telah mengantongi sertifikat RSPO dan menikmati harga premium dari produk yang dihasilkan.

Friyandito menegaskan stigma bahwa sertifikasi RSPO hanya milik perusahaan besar harus dihapus. Menurutnya, kebun rakyat mampu menembus standar yang sama asalkan dikelola dengan disiplin.

Tiga Kunci Keberhasilan Menurut Ketua Koperasi

Ketua Koperasi Berkat Bunga Damai, Abu Bakar AR, membeberkan tiga faktor utama di balik keberhasilan anggotanya. Pertama, penerapan Good Agricultural Practices (GAP) secara disiplin.

Kedua, pencatatan administrasi kebun alias logbook yang rapi, mulai dari aplikasi pupuk, penyemprotan, hingga rotasi panen. Ketiga, tata kelola kelembagaan koperasi yang transparan dan kuat.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi lapangan. Mereka berdiskusi langsung dengan pengurus koperasi dan petani anggota soal tantangan awal proses sertifikasi.

Pemetaan Partisipatif hingga Komitmen Tanpa Bakar

Sejumlah tahapan dilalui anggota koperasi sebelum sertifikat diperoleh. Mulai dari pemetaan partisipatif kebun, komitmen tanpa bakar (zero burning), hingga perlindungan Kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT).

Abu Bakar menyebut kondisi kebun anggota sebelum sertifikasi jauh berbeda. Produktivitas relatif rendah dan harga jual Tandan Buah Segar (TBS) terbilang murah.

"Manfaatnya bukan hanya harga yang lebih baik karena ada premi RSPO, tapi juga biaya operasional lebih efisien. Anggota kami sekarang lebih sejahtera," jelasnya.

Setelah pembinaan dan penerapan GAP sesuai standar RSPO, produktivitas kebun anggota meningkat dengan rendemen minyak yang lebih tinggi.

Alumni Pelatihan Jadi Penggerak di Kampung Masing-Masing

Program Pengembangan SDM Perkebunan BPDP menargetkan 145 alumni pelatihan menjadi agent of change di desanya. Mereka tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga jaringan dan pendampingan lanjutan oleh Tim BPI melalui program Safari Sawit.

Pendampingan itu diharapkan mempercepat replikasi praktik serupa di kebun-kebun rakyat lain di Aceh Timur dan sekitarnya.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sawitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks