MADINAH — Rombongan perdana jemaah haji asal Aceh resmi memulai rangkaian ibadah di Madinah setelah menempuh perjalanan udara dari Tanah Rencong. Pesawat yang membawa jemaah kloter 1 ini mendarat tepat pukul 05.40 Waktu Arab Saudi (WAS) dalam suasana cuaca yang cukup sejuk.
Perwakilan PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, memastikan seluruh jemaah yang berjumlah 393 orang tersebut tiba tanpa kendala kesehatan yang berarti. Setibanya di bandara, petugas langsung mengarahkan jemaah menuju penginapan yang telah disiapkan di wilayah sektor 3.
“Jemaah tiba dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Darwin saat memberikan keterangan resmi terkait kedatangan perdana rombongan jemaah haji Aceh tersebut, Rabu (6/5/2026).
Setibanya di Madinah, seluruh jemaah langsung diarahkan ke Hotel Manail Arrahman 311. Lokasi ini menjadi basis utama bagi 393 jemaah asal Banda Aceh dan Aceh Besar selama menjalani aktivitas ibadah di Madinah.
Selain kondisi fisik jemaah, pihak PPIH melaporkan bahwa seluruh barang bawaan dan logistik jemaah telah diterima dengan baik di hotel. Setelah mendapatkan waktu istirahat yang cukup, rombongan dijadwalkan mulai menjalankan rutinitas ibadah, termasuk salat Zuhur di Tanah Suci.
Keberangkatan kloter pertama ini menandai dimulainya musim haji bagi masyarakat Aceh pada tahun 2026. Sebelum terbang pada pukul 01.05 WIB, rombongan telah dilepas secara resmi oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sehari sebelumnya.
Pemerintah daerah dan penyelenggara haji menekankan fokus pada pemantauan kesehatan jemaah sepanjang tahapan ibadah. Kelancaran kedatangan kloter perdana ini diharapkan menjadi standar bagi kedatangan kloter-kloter berikutnya dari Embarkasi Banda Aceh.