ACEH — BYD membuktikan komitmennya dalam mengatasi kekhawatiran jarak tempuh mobil listrik melalui pembuktian langsung di jalan raya, bukan sekadar simulasi laboratorium. General Manager BYD Dynasty Series, Lu Tian, mengonfirmasi bahwa unit Song Ultra EV berhasil menyelesaikan perjalanan tanpa kendala dari Lianyungang menuju Khorgos pada Rabu (20/5) lalu. Rekor ini menjadikannya mobil listrik murni pertama yang sukses menaklukkan rute tol terpanjang di China tersebut.
Keberhasilan ekspedisi lintas negara ini ditopang oleh arsitektur kelistrikan terbaru dari BYD. Konsumen disajikan dua opsi kapasitas baterai, yaitu 68,4 kWh dengan jarak tempuh 605 km dan 82,7 kWh yang sanggup melaju hingga 710 km berdasarkan standar CLTC.
Lompatan terbesar ada pada teknologi Flash Charging yang disematkan pada sistem kelistrikan mobil. Pengisian daya dari 10 persen ke 70 persen hanya membutuhkan waktu 5 menit dalam kondisi optimal. Bahkan saat diuji pada suhu ekstrem minus 30 derajat Celcius, proses pengisian daya hingga 97 persen selesai dalam waktu 12 menit saja.
Dapur pacu SUV ini mengandalkan motor listrik tunggal di poros roda belakang yang menyemburkan tenaga 362 hp (270 kW). Untuk meredam guncangan selama perjalanan ribuan kilometer, BYD menyematkan sistem kontrol bodi pintar DiSus-C yang mampu menyesuaikan redaman suspensi secara aktif.
Kabinnya dirancang minimalis dengan layar pusat informasi hiburan berukuran 15,6 inci, panel instrumen 10,25 inci, serta tambahan 26 inci head-up display. Untuk varian tertinggi, tersedia opsi sistem asisten pengemudi otonom "God's Eye B" yang didukung sensor LiDAR di atap dan 27 sensor ADAS pendukung berkendara otonom Level 3.
Di pasar domestik China, BYD Song Ultra EV dijual dengan harga mulai 151.900 yuan (setara Rp 352 juta) hingga 179.900 yuan (setara Rp 416 juta). Angka ini jauh lebih murah dibanding perkiraan awal sebesar 220.000 yuan (setara Rp 510,4 juta), menjadikannya ancaman serius bagi Tesla Model Y dan XPeng G6.
Strategi harga agresif ini langsung memicu ledakan pemesanan dari konsumen. Dalam satu bulan pertama sejak diluncurkan pada 26 Maret, SUV berdimensi panjang 4.850 mm ini telah mengantongi lebih dari 61.240 surat pemesanan kendaraan (SPK).
Berdasarkan pengujian standar CLTC, varian dengan baterai 82,7 kWh mampu menempuh jarak hingga 710 km dalam sekali pengisian daya penuh. Sementara untuk varian baterai 68,4 kWh memiliki jarak tempuh maksimal hingga 605 km.
Teknologi Flash Charging terbaru ini sanggup mengisi daya baterai dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu 5 menit. Pada kondisi cuaca dingin ekstrem hingga minus 30 derajat Celcius, pengisian daya hingga 97 persen selesai dalam waktu 12 menit.
BYD telah mengonfirmasi rencana ekspansi infrastruktur pengisian daya cepat ke Eropa dan pasar global lainnya mulai akhir tahun ini. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa unit Song Ultra EV juga dipersiapkan untuk pasar ekspor dalam waktu dekat.