Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 Dibuka untuk ASN Kemendiktisaintek, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran S2-S3

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 09:13:01 WIB
Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 resmi dibuka untuk ASN Kemendiktisaintek dengan pendaftaran hingga 30 Juni.

JAKARTA — Pegawai negeri sipil di lingkungan perguruan tinggi negeri dan jajaran Kemendiktisaintek kini punya peluang menempuh pendidikan S2 dan S3 gratis. Program Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) 2026 resmi dibuka, dan pendaftaran sudah dimulai sejak 24 April lalu hingga 30 Juni mendatang.

Siapa Saja yang Berhak Mendaftar?

Beasiswa ini menyasar kelompok spesifik: tenaga kependidikan berstatus PNS aktif di unit utama Kemendiktisaintek, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk jenjang S2, peserta berasal dari tendik PNS di ketiga lingkungan tersebut. Sementara program doktor hanya dibuka bagi pegawai PNS di unit utama Kemendiktisaintek dan LLDIKTI.

Apa Saja Syarat Usia dan Administrasinya?

Pelamar S2 maksimal berusia 47 tahun, sedangkan pendaftar S3 maksimal 50 tahun. Selain itu, calon peserta wajib memiliki nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal "Baik", tidak sedang menjalani sanksi hukum, dan sudah menyelesaikan pendidikan sebelumnya sesuai jenjang yang dilamar. Surat izin atau tugas belajar dari instansi terkait juga menjadi dokumen wajib.

Bagaimana Cara Mendaftar?

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/. Calon peserta perlu membuat akun terlebih dahulu, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, lalu mengikuti tahapan seleksi sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan panitia.

Lebih dari Sekadar Beasiswa Biasa

Program ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah. Beasiswa Tut Wuri Handayani dirancang untuk meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi nasional. Bagi para tendik dan pegawai negeri yang selama ini mengabdi di belakang layar, ini adalah jalur resmi untuk naik jenjang pendidikan tanpa harus keluar dari status kepegawaian.

Pendaftaran yang berlangsung lebih dari dua bulan diharapkan memberi waktu cukup bagi calon pelamar untuk menyiapkan dokumen dan surat izin dari atasan. Bagi yang memenuhi syarat, masa depan akademik yang lebih tinggi kini terbuka lebar.

Reporter: Sutomo
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top