BANDA ACEH — Rakha Ataulah Samil menjadi satu-satunya peserta dari wilayah Barsela yang akan terbang ke Jakarta pada Juli 2026. Ia mewakili Provinsi Aceh di ajang LKS tingkat nasional setelah menyisihkan sekitar 150 peserta dari 23 kabupaten/kota.
LKS Tingkat Provinsi Aceh 2026 berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di kompleks SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, dan SMK Negeri 3 Banda Aceh. Acara ini digelar Dinas Pendidikan Aceh dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas, Murthalamuddin.
Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan, Ansar, menyebut kemenangan ini tidak datang tiba-tiba. Ia menekankan bahwa Rakha menunjukkan kemampuan luar biasa dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Aceh.
“Rakha menunjukkan kemampuan luar biasa dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Ini menjadi kebanggaan besar bagi sekolah dan Aceh Selatan,” ujar Ansar, Kamis (21/5/2026).
Ansar juga menyoroti peran guru pembimbing, Najmi Laila Sari, yang dinilai memiliki peran penting dalam mengasah kemampuan Rakha hingga mampu menembus tingkat nasional.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan, Annadwi, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyebut SMKN 1 Tapaktuan sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan juara pada ajang LKS tingkat provinsi.
“Prestasi Rakha menjadi kebanggaan bagi Aceh Selatan dan wilayah Barsela. Kami berharap tradisi prestasi ini terus dipertahankan hingga mampu kembali membawa pulang medali di tingkat nasional,” ujarnya.
Annadwi meminta guru pembimbing dan pihak sekolah terus mempersiapkan Rakha secara optimal agar mampu tampil lebih kompetitif di ajang nasional nanti.
Selain perlombaan, LKS 2026 juga diramaikan dengan Expo Produk SMK se-Aceh. Pameran ini menampilkan berbagai karya dan inovasi siswa sekolah kejuruan dari seluruh daerah di provinsi tersebut.
Nama Rakha Ataulah Samil diumumkan sebagai juara pertama pada malam penutupan, Rabu (21/5/2026). Prestasi ini sekaligus menjadikan dirinya sebagai satu-satunya perwakilan dari wilayah Barsela yang lolos ke tingkat nasional.
Menurut Ansar, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa siswa SMK di daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi apabila mendapatkan dukungan dan pembinaan yang tepat. “Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan Rakha untuk mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional,” katanya.