BANDA ACEH — Sebanyak 140 dosen pemula dari 21 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) di Aceh mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2026 yang digelar UIN Ar-Raniry. Program ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama untuk memperkuat kualitas sumber daya dosen di lingkungan PTKI.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menyebut program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik dosen dan profesionalisme dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, pelatihan juga menyasar penguatan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.
“Serta meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI),” kata Mujiburrahman di Banda Aceh, Rabu (17/6/2026).
Ketua Panitia PKDP 2026, Abd Jalil Salam, menjelaskan bahwa pelatihan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah In Service Course I (ISC-I) secara tatap muka pada 17–18 Juni 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti On the Job Course (OJC) dan In Service Course II (ISC-II) secara daring hingga akhir Juni.
Selama mengikuti program, setiap peserta diwajibkan menghasilkan tiga luaran utama: proyek pembelajaran, artikel ilmiah, dan video pembelajaran. Panitia juga melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kompetensi setelah seluruh rangkaian pelatihan.
Abd Jalil Salam menambahkan, PKDP 2026 merupakan penyelenggaraan kelima yang dilaksanakan UIN Ar-Raniry. Secara nasional, program ini diikuti sekitar 3.000 dosen pemula dari berbagai PTKI di Indonesia.
Mujiburrahman meminta seluruh peserta memberikan masukan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan ke depan. “Kami berharap para peserta dapat bekerja sama dengan panitia dan tim pendamping sehingga seluruh tahapan program dapat dilalui dengan baik dan menghasilkan luaran yang berkualitas,” ujarnya.