Pencarian

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi

Senin, 13 Juli 2026 • 10:36:01 WIB
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi
Harga emas Antam turun Rp20.000 per gram di tengah fluktuasi pasar global.

ACEH — Koreksi harga emas Antam terjadi di tengah fluktuasi pasar global. Untuk ukuran satu gram, harga Rp2.635.000 sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sementara itu, bagi pembeli tanpa NPWP, tarif PPh dipotong lebih tinggi, yakni 0,9 persen.

Rincian Harga Berbagai Ukuran

Untuk ukuran yang lebih besar, harga per gramnya justru lebih murah. Emas batangan Antam 5 gram, misalnya, dijual Rp12.650.000, atau setara Rp2.530.000 per gram. Sementara ukuran 10 gram dibanderol Rp25.250.000.

Berikut rincian harga emas Antam untuk sejumlah ukuran lainnya:

  • Ukuran 50 gram: Rp125.850.000
  • Ukuran 100 gram: Rp251.600.000
  • Ukuran 500 gram: Rp1.257.300.000
  • Ukuran 1000 gram: Rp2.514.600.000

Buyback Ikut Anjlok, Begini Skema Pajaknya

Harga buyback atau harga yang dibayarkan Antam saat investor menjual kembali emasnya juga ikut turun. Kini, buyback berada di level Rp2.435.000 per gram, turun dari Rp2.455.000 pada hari sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback yang mencapai Rp200.000 per gram ini menjadi margin Antam dan biaya produksi.

Perlu dicatat, transaksi buyback juga dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen untuk pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari nilai yang diterima penjual.

Konteks bagi Investor Ritel

Penurunan harga emas ini bisa menjadi momentum bagi investor ritel yang ingin menambah posisi di logam mulia. Namun, bagi yang berencana menjual, selisih harga buyback yang lebar perlu diperhitungkan sebagai biaya transaksi. Antam sendiri merupakan satu-satunya produsen emas batangan bersertifikat di Indonesia yang diakui oleh London Bullion Market Association (LBMA), sehingga likuiditasnya tergolong tinggi di pasar lokal.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks