457 Guru Beut Kitab di Aceh Besar Resmi Ditempatkan di SD dan SMP, Mulai Mengajar Juli 2026

Penulis: Yasir  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 19:39:01 WIB
guru Beut Kitab resmi ditempatkan di SD dan SMP Aceh Besar mulai Juli 2026.

BANDA ACEH — Ratusan guru Beut Kitab Bak Sikula yang direkrut dari berbagai dayah di Kabupaten Aceh Besar kini resmi mendapat penempatan. Prosesi peusijuek yang dipimpin Abu H Athailah atau Abu Ulee Titi bersama Bupati Aceh Besar Muharram Idris menjadi tanda dimulainya tugas mereka.

Setelah prosesi adat selesai, para guru langsung diserahkan ke sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP sederajat yang tersebar di wilayah Aceh Besar. Wakil Bupati Syukri A Jalil, Sekretaris Daerah Bahrul Jamil, dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar Rahmawati turut hadir dalam acara tersebut.

Jadwal Mengajar: Jam Pertama Jadi Prioritas

Bupati Muharram Idris meminta pihak sekolah menempatkan pembelajaran Beut Kitab pada jam pertama atau kedua kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, pagi hari merupakan waktu ideal karena kondisi siswa masih segar dan lebih mudah berkonsentrasi.

“Karena belajar agama itu perlu fokus. Jadi pada jam pertama itu penting dilakukan. Nantinya seminggu itu ada sekolah yang dua kali pertemuan, dan ada juga yang tiga kali,” jelas Muharram dalam sambutannya.

Target: 29 Ribu Siswa di Seluruh Aceh Besar

Program ini dirancang untuk menjangkau sekitar 29 ribu siswa pada jenjang SD dan SMP di Aceh Besar. Para guru yang direkrut berasal dari dayah-dayah di lingkungan kabupaten setempat, memastikan kesesuaian dengan tradisi keagamaan lokal.

Muharram berharap program ini bisa terus berlanjut meskipun terjadi pergantian kepala daerah. “Kita harap siswa itu paham tentang hukum Islam. Kepada guru sekolah kita imbau untuk terus berkolaborasi, agar program ini sukses terlaksana di Aceh Besar,” pungkasnya.

Peusijuek: Simbol Restu dan Dukungan

Prosesi peusijuek yang dipimpin Abu H Athailah atau Abu Ulee Titi menjadi momen penting sebelum para guru memulai tugas. Tradisi adat Aceh ini memberikan restu sekaligus dukungan moral bagi para pendidik yang akan mengajar kitab di sekolah-sekolah umum.

Bupati juga mengimbau para guru Beut Kitab agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, kesuksesan program sangat bergantung pada dedikasi para pengajar dan kolaborasi dengan guru reguler di sekolah masing-masing.

Reporter: Yasir
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top