BIREUEN — PT Aceh Energy bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menggelar khitan massal bagi 200 anak dari keluarga kurang mampu di wilayah kerjanya. Program sosial yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (29-30/6), ini menyasar warga di tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen.
Pada hari pertama, sebanyak 115 anak dari Kecamatan Juli, Jeumpa, dan Peudada menjalani prosedur khitan di Puskesmas Jeumpa. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, yang mewakili Bupati Ir H Mukhlis, ST.
Selebihnya, 85 anak dari Kecamatan Peusangan, Kuala, Kota Juang, dan Peusangan Selatan dilayani di Puskesmas Cot Ijue pada hari kedua, Selasa (30/6).
Support Manager PT Aceh Energy, Muhammad Adam, mengatakan bahwa perusahaan ingin memastikan setiap anak mendapatkan perhatian terbaik selama proses khitan. Selain layanan medis profesional berupa jasa dokter, obat-obatan, dan kontrol ulang, setiap peserta juga menerima paket perlengkapan.
Paket tersebut terdiri dari tas, kaos, sarung, uang transport, santunan tunai, serta konsumsi bagi anak dan satu orang pendamping. “Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat kesehatan, juga mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” ujar Adam.
Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Irham M Amin, menekankan bahwa keberhasilan industri hulu migas tidak semata-mata dari besarnya investasi atau capaian produksi. “Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika keberadaan industri itu dapat memberikan bantuan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” sebutnya.
Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Mawardi, Bupati Bireuen mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta seperti PT Aceh Energy. Ia berharap sinergi ini terus diperkuat dan berkesinambungan.
Bupati juga mendorong pengembangan program inovasi Geutanyoe Asuh Tambatan Ate (GATA) dan Sinergi Aceh Energy Gapai Optimalisasi Ekonomi Bireuen (SAGOE Bireuen). “Terus kita hidupkan dan kembangkan guna melahirkan program-program kreatif lainnya yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga,” harapnya.