BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Wilayah Aceh, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Penulis: Fajar  •  Senin, 29 Juni 2026 | 22:09:01 WIB
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di 10 wilayah Aceh.

BANDA ACEH — Sejumlah daerah di Provinsi Aceh diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan. Peringatan dini ini dikeluarkan BMKG menyusul aktifnya sejumlah fenomena atmosfer yang memicu pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumatera bagian utara.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Fitriana Nur, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan ini dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial di Samudera Hindia bagian barat Sumatera. “Selain itu, adanya daerah belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh turut mendukung pertumbuhan awan konvektif,” kata Fitriana saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

Gelombang MJO dan Suhu Laut Hangat Perparah Cuaca

BMKG juga mencatat Gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO) tengah aktif di wilayah Sumatera bagian utara. Fenomena ini, bersama dengan suhu muka laut yang masih hangat di perairan barat dan selatan Sumatera, meningkatkan proses penguapan dan menambah kandungan uap air di atmosfer. Kondisi ini menjadi pemicu utama terbentuknya awan-awan hujan yang intens.

10 Daerah Terdampak, Mana Saja yang Paling Rawan?

Pada hari ini, Senin (29/6/2026), potensi hujan lebat dan angin kencang diprakirakan melanda sembilan wilayah: Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues, dan Subulussalam. Khusus untuk Selasa (30/6/2026), peringatan serupa berlaku untuk Aceh Jaya, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.

BMKG mencatat bahwa pada Rabu (1/7/2026), tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Imbauan untuk Pengendara dan Warga di Daerah Perbukitan

BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi pengendara yang melintas di jalan raya saat kondisi cuaca buruk. Potensi bahaya seperti pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor perlu diantisipasi, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan atau dataran rendah.

“Hujan berpotensi turun secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari akibat pemanasan intensif pada siang hari,” tulis BMKG dalam peringatan dini yang dikeluarkan hari ini. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG.

Reporter: Fajar
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top