BANDA ACEH — PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh terus memantau perkembangan tiga jemaah haji asal provinsi tersebut yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Ketiga jemaah itu mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan setempat secara intensif.
Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh, H. Arijal, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi. "Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi agar jemaah yang masih dirawat memperoleh pelayanan terbaik. Semoga mereka segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat," ujar Arijal, Senin (29/6/2026).
PPIH berharap ketiga jemaah yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih. Mereka baru bisa menyusul kembali ke Aceh setelah mendapatkan izin dari tim medis di Arab Saudi.
Selain memantau jemaah yang dirawat, PPIH juga mencatat sebanyak 18 jemaah haji Aceh telah wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Mereka meninggal dunia di Mekah, Madinah, maupun dalam proses pemulangan ke Tanah Air.
Arijal mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan para jemaah yang wafat. "Semoga mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT serta ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik," imbuhnya.
PPIH menargetkan seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi, khususnya yang sedang menjalani perawatan, dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. "Rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berakhir dengan baik," pungkas Arijal.
Pemantauan terhadap ketiga jemaah tersebut akan terus dilakukan hingga mereka dinyatakan sembuh dan mendapat izin terbang pulang dari otoritas medis Arab Saudi.