Pertamina Gelar Seminar Halal Food di Lhokseumawe, Dorong UMKM Lokal Kantongi Sertifikat Halal

Penulis: Ragil  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 21:29:31 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menggelar Seminar Halal Food & Tourism di Lhokseumawe untuk mendukung UMKM lokal.

ACEH — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe menggandeng Generasi Emas Indonesia (GESID) Halal Center dan RRI Lhokseumawe untuk menyelenggarakan Seminar Halal Food & Tourism. Acara yang mengusung tema "Peluang dan Tantangan dalam Pengembangan Ekosistem Halal Berkelanjutan" ini digelar di Aula RRI Lhokseumawe.

Sebanyak 50 orang hadir dalam seminar tersebut, terdiri dari sembilan anggota kelompok UMKM binaan CSR IT Lhokseumawe serta pelaku usaha dari berbagai sektor di Kota Lhokseumawe. Mereka mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai standar halal, sertifikasi, hingga strategi pemasaran produk.

Media hingga Kemenag Beri Materi Penguatan

Seminar ini menghadirkan narasumber dari lintas instansi. Kepala RRI Lhokseumawe memaparkan peran media dalam mendukung halal tourism. Sementara itu, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe mengulas potensi produk lokal dan ketahanan pangan.

Dari sisi regulasi, Kementerian Agama Kota Lhokseumawe memberikan materi soal sertifikasi halal. Adapun Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM membahas penguatan industri serta pengembangan UMKM halal yang berdaya saing.

Sertifikat Halal Jadi Bukti Nyata

Puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat halal kepada salah satu UMKM lokal. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus komitmen bersama untuk mendorong peningkatan kualitas, daya saing, dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

Ketua Umum GESID Halal Center Lhokseumawe, Maimun Saleh, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem halal.

"Pengembangan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Melalui sinergi tersebut, pelaku usaha diharapkan tidak hanya memenuhi standar kehalalan produk, tetapi juga semakin kompetitif sehingga mampu berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional," ujar Maimun dalam siaran pers, Selasa (30/6/2026).

Pertamina: Bagian dari Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Supervisor HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga IT Lhokseumawe, Arnoldus Setyawan, menyebut kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.

"Pertamina meyakini bahwa penguatan ekosistem halal dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," sebut Arnoldus.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

"Kami meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci dalam memperkuat daya saing UMKM," ujar Fahrougi.

Melalui seminar ini, Pertamina berharap terbangun ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Reporter: Ragil
Sumber: lensamedan.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top